Alternatif Selain Obat Untuk Hipertensi, Olahraga!

Rabu, 20 Maret 2019 Share to
Alternatif Selain Obat Untuk Hipertensi, Olahraga!

Untuk menjaga tekanan darah tetap normal, penderita hipertensi disarankan untuk membatasi asupan garam, konsumsi makanan yang dapat mengendalikan tekanan darah, menjauhi stres, jauhi rokok dan diwajibkan untuk mengonsumsi obat-obatan tertentu.

Tapi mulai sekarang, sebaiknya tingglkan kebiasaan lama konsumsi obat-obatan untuk menurunkan hipertensi. Pasalnya, penelitian terbaru yang diterbikan dalam British Journal of Sports Medicine, menyebut jika olahraga teratur jauh lebih efektif dalam mengendalikan tekanan darah.

Penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan data medis dari 194 uji klinis yang berfokus pada obat-obatan yang dirancang khusus untuk menurunkan tekanan darah sistolik, dan 197 uji klinis yang memasukkan data tentang dampak olahraga untuk hipertensi.

Hasilnya, para peneliti memiliki perbandingan yang cukup mencolok. Dari angka 1-100, mereka yang tidak mengonsumsi obat anti-hipertensi, dan menggantinya dengan rutin berolahraga, memiliki nilai 76 untuk kategori tekanan darah, dan 90 untuk kategori stres.

Hal ini berbeda dengan mereka yang hanya mengandalkan obat anti-hipertensi, mereka mendapat nilai 89 untuk kategori tekanan darah, tapi tidak memiliki point untuk kategori stres.

Seperti kita ketahui, stres merupakan salah satu penyebab hipertensi. Artinya, obat anti-hipertnesi hanya sanggup menurunkan tekanan darah dalam waktu tertentu, tapi tidak mampu melakukannya dalam waktu jangka panjang. Alhasil, mereka pun harus terus bergantung pada obat-obatan.

Olahraga apa yang harus dilakukan?

Tentu saja tidak sembarangan olahraga yang dapat dilakukan, ada beberapa olahraga yang memang disarankan, diantaranya adalah bersepeda, jalan kaki (terutama hiking), dan yoga. Ketiga olahraga tersebut dinilai punya nilai gerak yang lebih baik untuk menjaga dan meningkatkan sirkulasi darah.

Selain itu, olahraga-olahraga tersebut pun mengandung nilai rekreasi yang sangat tinggi, misalnya hiking dan bersepeda yang membuat Anda bisa menikmati suasana alam yang bebas dengan udara yang segar, sedangkan yoga sudah terbukti mampu memberikan ketenangan dan mampu meredam stres.

Selain faktor jenis olahraga, waktu olahraga dan intensitasnya pun harus diperhatikan. Sebaiknya bagi penderita hipertensi, olahraga bisa dilakukan pagi dan sore hari, saat tekanan darah tidak terlalu tegang, dan intensitasnya harus dibatasi.

Jika Anda sudah merasa sedikit pusing, atau susah bernafas, segera lakukan pendinginan dan berhentilah untuk beristirahat sejenak!

 

Share to