Diet Rendah Garam Buat Penderita Hipertensi dan Manfaatnya Bagi Tubuh

Jumat, 13 Desember 2019 Share to
Diet Rendah Garam Buat Penderita Hipertensi dan Manfaatnya Bagi Tubuh

Diet rendah garam merupakan salah satu cara yang dianjurkan bagi penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi dengan tujuan untuk mengurangi penimbunan garam di dalam tubuh. Karena meskipun garam dibutuhkan untuk menunjang kesehatan fisik, jumlahnya harus dibatasi. Apabila seseorang mengasup garam dalam jumlah berlebih, risiko serangan hipertensi pun semakin tinggi.

Jumlah Konsumsi Garam Harian yang Ideal

Garam sendiri memiliki kandungan sodium atau natrium, yang merupakan mineral penting dengan berbagai fungsi. Misalnya mengatur fungsi sel-sel tubuh, jumlah cairan, keseimbangan elektrolit, hingga menjaga tekanan darah. Natrium ini juga dapat ditemukan di dalam berbagai sumber makanan seperti buah, sayur, susu, dan daging, namun dalam jumlah yang rendah. Hanya saja, kebiasaan masyarakat adalah menambahkan garam sebagai bumbu makanan, bahkan tak jarang dalam jumlah yang berlebih.

Idealnya, asupan garam harian adalah maksimal 2-3 gram, atau 2.000-3.000 miligram – sebagai catatan, satu sendok teh garam sudah setara dengan sekitar 2.300 miligram. Padahal, coba Anda hitung-hitung lagi, berapa kira-kira jumlah garam yang ditambahkan ke dalam makanan yang dikonsumsi setiap harinya?

Karena itu, menerapkan diet rendah garam jadi pilihan yang sangat dianjurkan jika Anda ingin menjaga tubuh tetap sehat. Apalagi, penyakit hipertensi yang jadi risiko utama konsumsi garam dalam jumlah berlebih merupakan faktor risiko berbagai penyakit kronis, termasuk stroke dan serangan jantung.

Manfaat Diet Rendah Garam untuk Kesehatan

Hanya saja, Anda tak perlu jadi penderita hipertensi untuk menerapkan diet rendah garam, kok. Pasalnya, ada berbagai manfaat kesehatan yang bisa Anda nikmati dengan menjalankan diet rendah garam. Apa saja manfaatnya?

  1. Menjaga tekanan darah agar tetap normal.

Karena diet rendah garam berarti membatasi jumlah asupan garam yang bisa membantu menurunkan tekanan darah, Anda juga bisa menerapkan jenis diet yang satu ini agar tekanan darah Anda senantiasa terjaga. Jika Anda terapkan secara konsisten, efeknya sangat signifikan, lho!

  1. Meningkatkan kualitas makanan yang dikonsumsi.

Selain diperoleh dari dalam garam dapur, tambahan sodium juga dapat ditemukan di dalam berbagai jenis makanan cepat saji, makanan beku, dan makanan kemasan. Belum lagi, berbagai jenis makanan instan tersebut juga sangat tinggi kalori dan lemak tak sehat. Karena itu, diet rendah lemak secara keseluruhan juga bisa membantu Anda meningkatkan kualitas menu makanan yang dikonsumsi setiap hari. Belum lagi, pola makan sehat juga membantu Anda mencegah beragam risiko masalah kesehatan seperti obesitas, yang juga sama-sama jadi faktor risiko utama beragam penyakit kronis.

  1. Menurunkan risiko serangan kanker lambung.

Konsumsi makanan dengan kandungan garam yang tinggi secara terus-menerus rupanya juga mampu memicu meningkatnya risiko serangan kanker lambung. Pasalnya, kandungan garam yang tinggi bisa merusak lapisan mukosa lambung yang melindungi dinding lambung dari asam lambung yang diproduksi untuk proses pencernaan. 

Jika lapisan mukosa lambung rusak, kontak langsung antara dinding lambung dengan cairan asam jadi tak terhindarkan, sehingga bisa mengakibatkan peradangan maupun pertumbuhan bakteri H. pylori. Apabila kondisi ini tidak tertangani dengan semestinya, bukan hanya masalah asam lambung saja yang bisa dialami, tapi juga kerusakan parah yang berujung pada kanker lambung.

Share to