Efektifkah Mendinginkan Nasi Buat Pengidap Diabetes?

Rabu, 30 Oktober 2019 Share to
Efektifkah Mendinginkan Nasi Buat Pengidap Diabetes?

Untuk sebagian besar pengidap diabetes, nasi putih bak musuh besar yang sulit dikalahkan. Anda yang baru didiagnosis menderita penyakit ini mungkin kesulitan menghindari nasi sebagai makanan pokok dan belum siap beralih ke sumber karbohidrat lain. Beberapa pasien lantas memakai opsi alternatif seperti mendinginkan nasi.

Mengonsumsi nasi dingin dipercaya aman bagi pengidap diabetes karena tak akan membuat gula darah melonjak drastis. Benarkan demikian? Seefektif apa makanan tersebut bagi pengidap diabetes?

Pengaruh nasi dingin terhadap diabetes

Nasi putih kaya akan karbohidrat atau zat pati yang sejatinya dapat dicerna dan diserap cepat oleh usus halus. Hal inilah yang biasanya meningkatkan kadar gula darah. Meski begitu, zat pati sebenarnya bisa diubah jadi zat pati resisten atau sulit dicerna, yakni dengan menyimpan nasi putih matang dalam kulkas bertemperatur 4oC selama 24 jam. Kemudian sebelum menyantapnya, nasi tadi dihangatkan terlebih dulu. Dengan cara ini, jumlah karbohidrat yang diserap usus lebih sedikit.

Zat pati resisten memberikan berbagai manfaat, antara lain:

  • Membantu tubuh mengendalikan kadar glukosa. Dibandingkan nasi putih biasa, nasi putih dingin memiliki indeks glikemik lebih rendah. Oleh karena itu kadar gula darah pengidap diabetes dapat dikendalikan dan tak akan mengundang masalah lebih besar;
  • Meningkatkan produksi dan performa insulin. Gangguan insulin pada pengidap diabetes tipe 2 akan menyulitkan tubuh memproses makanan menjadi sumber energi. Lantas untuk memperbaiki produksi maupun performanya, Anda dianjurkan menyantap nasi putih dingin sebagai salah satu solusi. Pati resisten nantinya akan diubah jadi lemak dengan bantuan bakteri baik di usus halus;
  • Memangkas kadar kolesterol jahat. Sejumlah penelitian menyebutkan bahwa mengonsumsi pati resisten dari nasi putih dingin berpotensi memangkas kadar kolesterol jahat dan trigliserida. Akan tetapi, klaim tersebut masih membutuhkan riset lebih lanjut;
  • Berfungsi sebagai prebiotik. Pati resisten yang masuk ke dalam usus besar akan berfungsi juga sebagai prebiotik yang terbentuk dari zat nutrisi yang sukar dicerna. Prebiotik ini pula yang jadi sumber makanan bakteri baik, sehingga mereka bisa melawan bakteri jahat;
  • Memperpanjang rasa kenyang. Tingginya zat pati resisten dalam nasi putih akan membuat Anda kenyang lebih lama, sehingga Anda juga akan tak cepat lapar. Jika dikonsumsi secara berkala, nasi putih dingin juga dapat menurunkan berat badan untuk diet.

Untuk mendapatkan semua benefit di atas, Anda juga harus memperhatikan cara konsumsi nasi putih dingin. Antara lain konsumsi jangka panjang mengingat efeknya tak muncul secara instan. Pastikan juga nasi disimpan dalam wadah bersih untuk mencegah pertumbuhan bakteri. Anda bisa menyantap nasi putih dingin bersama makanan lain yang bersahabat dengan pengidap diabetes.

Share to