Kebiasaan-kebiasaan Ini Memicu Darah Tinggi Lho!

Kamis, 14 November 2019 Share to
Kebiasaan-kebiasaan Ini Memicu Darah Tinggi Lho!

Anda tahu tidak kalau penyebab tekanan darah tinggi atau hipertensi tak selalu datang dari hal berat? Beberapa kebiasaan sepele yang Anda lakukan sehari-hari tanpa disadari mempengaruhi tensi darah. Jadi sebelum bertambah parah, ada baiknya Anda berjaga-jaga sejak awal.

Hipertensi yang menyerang kurang lebih 1,13 miliar orang di seluruh dunia pada 2015 (data dari WHO) bukan jenis penyakit yang tak bisa disepelekan. Lantas di bawah ini ada sejumlah kebiasaan sederhana yang perlu Anda waspadai.

  • Konsumsi garam berlebih

Penggunaan garam sebagai penyedap rasa membuat kebanyakan orang tak awas akan bahayanya. Kala asupan garam harian Anda terlalu banyak, maka tekanan darah berpotensi melonjak. Kebanyakan garam akan melemahkan arteri hingga menimbulkan penumpukan plak di dinding arteri. Hal ini tak terlepas dari penumpukan natrium yang menyulitkan ginjal membuang racun dari tubuh Anda.

  • Jarang atau kurang beraktivitas

Ketika Anda jarang atau kurang beraktivitas, detak jantung pun akan semakin cepat. Hal inilah yang nantinya bakal meningkatkan tekanan darah Anda. Bayangkan separah apa kondisi kesehatan Anda apabila tubuh tak diajak berolahraga. Jadi sebelum terlambat, mari atur jadwal buat latihan fisik secara berkala untuk mengendikan tensi darah.

  • Ngemil yang tidak terkontrol

Ngemil kadang sulit dihentikan, terutama kalau kudapan yang Anda santap bikin candu. Kebiasaan sepele tersebut berkontribusi pula pada risiko hipertensi. Pasalnya makan camilan berlebih berpotensi meningkatkan berat badan. Lantas semakin berat massa tubuh, semakin banyak pula darah yang dibutuhkan buat mendistribusikan oksigen.

  • Kesulitan mengelola stres

Jangan anggap remeh stres yang Anda alami. Stres berkepanjangan justru memicu produksi dan pelepasan kortisol, norepinefrin, hingga adrenalin yang meningkatkan denyut jantung. Hormon-hormon itu pula yang akan menyempitkan diameter pembuluh darah. Dalam kasus yang lebih parah, stres secara tak langsung menyebabkan penyakit ginjal, serangan jantung, sampai kerusakan pembuluh darah.

  • Merokok dan konsumsi alkohol

Merokok, walau sudah dilabeli berbahaya, masih dilakukan banyak orang karena telanjur candu atau merasa tak menerima dampak negatif. Padalah, bahan-bahan kimia berbahaya dalam rokok berpotensi meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Begitu pula dengan minuman beralkohol yang akan menaikkan tekanan darah hingga merusak ginjal.

  • Minum obat tanpa resep dokter

Konsumsi obat memang seharusnya dipantau dokter. Sayangnya, beberapa orang mengabaikan hal tersebut karena menganggap obatnya tak berbahaya. Misalnya saja obat flu, pereda nyeri, pil KB, hingga dekongesten. Minum obat sembarangan malah akan membuat tekanan darah Anda melonjak drastis sampai memberikan efek samping lain yang membuat penyakit Anda bertambah parah.

Kalau Anda kebetulan melakukan kebiasaan-kebiasaan di atas, segera hentikan dan ganti dengan yang menyehatkan, ya. Mempertahankannya malah akan mempertaruhkan stabilitas tekanan darah Anda, lho.

Share to