Kebiasaan-kebiasaan yang Menurunkan Daya Tahan Tubuh

Senin, 1 Juli 2019 Share to
Kebiasaan-kebiasaan yang Menurunkan Daya Tahan Tubuh

Rajin olahraga, menjaga gaya hidup, dan tak melewatkan vaksinasi memang bisa menjaga kesehatan. Namun, tahukah Anda kalau ada faktor-faktor lain yang dapat mengurangi kemampuan tubuh melindungi diri sendiri? Bahkan beberapa di antaranya merupakan kebiasaan yang mungkin sering Anda lakukan.

Menjaga sistem kekebalan tubuh akan mencegah tubuh terserang berbagai penyakit. Nah, supaya daya tahan tubuh Anda tetap stabil, ada baiknya Anda mengatasi kebiasaan-kebiasaan berikut ini.

  • Membiarkan stres

Stres berkepanjangan dan intens rupanya mempengaruhi sistem kekebalan tubuh, melansir data yang dihimpun National Cancer Institute. Kemudian, John Spangler MD, profesor kedokteran keluarga dan masyarakat dari Wake Forest Baptist Medical Center di North California, mengatakan kortisol yang merupakan hormon stres mengakibatkan gangguan pada fungsi pada sel T. Sel T sendiri bertugas untuk melawan infeksi dalam tubuh.

  • Merasa kesepian

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Neuroimmunology pada Desember 2014 menyatakan bahwa kesepian berpotensi merusak daya tahan tubuh. Hasil tersebut ditemukan pada penelitian yang dilakukan terhadap tikus lab. Peningkatan kecemasan dan kesepian pada tikus tersebut mengakibatkan tekanan pada sistem kekebalan tubuh. Kemudian, paparan radikal bebas yang tak segera ditangani pun menyebabkan kerusakan pada tubuh.

  • Fisik kurang aktif

Terlalu lama duduk dan jarang berolahraga rupanya mempengaruhi kemampuan tubuh dalam melawan infeksi, disitat dari studi yang diterbitkan dalam American Journal of Preventive Medicine pada Januari 2012. Fisik kurang aktif yang disertai gaya hidup tak sehat seperti merokok dan konsumsi minum alkohol akan meningkatkan risiko kematian dini. Anda dapat mengawali latihan fisik dari jalan cepat atau jogging selama 30 menit per hari.

  • Terlalu sering olahraga

Berbanding terbalik dari poin sebelumnya, olahraga berlebih ternyata tak serta-merta meningkatkan daya tahan tubuh Anda. Sebuah tinjauan dari Acta Clinica Croatica yang dipublikasikan pada 2012 menyebut terlalu sering berolahraga justru akan membuat tubuh cepat lelah dan rentan terhadap serangan infeksi. Namun, studi yang dilakukan pada 2014 menyatakan aktivitas fisik moderat berpotensi mengurangi risiko kerentanan virus pada tubuh.

  • Diet yang tak sesuai

Kadar garam dan gula yang kurang tepat dalam diet ternyata bisa mengganggu sistem kekebalan tubuh rentan terganggu. Bahkan ulasan pada Proceedings of the Nutrition Society pada Mei 2012 menyatakan berat badan berlebih dapat menurunkan jumlah serta fungsi sel darah putih. The American Academy of Nutrition and Dietetic menyarankan supaya Anda mengonsumsi makanan dengan asupan gizi dan nutrisi untuk menjaga stabilitas tubuh dalam menangkal serangan bakteri, virus, dan kuman.

Nah, mudah-mudahan Anda bisa lebih waspada dan hati-hati untuk menjaga kesehatan tubuh. Sehingga Anda tak mudah sakit gara-gara daya tahan tubuh turun drastis.

Share to