Malas Minum Obat, Begini Mengatasi Kolesterol

Senin, 28 Oktober 2019 Share to
Malas Minum Obat, Begini Mengatasi Kolesterol

Obat yang diresepkan dokter memang akan membantu Anda mengendalikan kadar kolesterol, tetapi bagaimana dengan efek sampingnya? Apa Anda masih sanggup mengonsumsi obat tersebut? 

Jika Anda membutuhkan opsi alternatif, tak ada salahnya menerapkan beberapa kebiasaan sehat yang bisa dipraktekan. Berikut ini ada enam cara yang dinilai sanggup menurunkan kadar kolesterol, seperti yang dikutip dari Mirror.

  1. Memangkas lemak perut

Studi teranyar membuktikan bila minimnya lemak dalam tubuh, terutama di perut, berpengaruh terhadap kesehatan jantung. Lemak yang menumpuk di perut Anda berkaitan dengan kenaikan kolesterol jahat atau LDL dalam darah. Ada baiknya Anda memangkas tumpukan lemak tadi, setidaknya 10%, melalui olahraga maupun konsumsi makanan sehat.

  1. Mengatur jam tidur harian

Orang-orang yang tidur selama 8 jam setiap malam terbukti punya kadar kolesterol lebih rendah dari mereka yang tidur selama 6 jam atau kurang, seperti yang ditemukan studi terbaru. Akan tetapi, sebuah penelitian dalam jurnal Sleep pada Oktober 2013 menyatakan responden yang tidur siang lebih dari 30 menit per hari cenderung memiliki kadar kolesterol tinggi. Jadi, atur lagi waktu tidur Anda, ya!

  1. Meningkatkan asupan serat

Serat telah terbukti memberikan dampak positif terhadap kesehatan tubuh. Selain memperpanjang rasa kenyang, serat juga membantu Anda menurunkan kolesterol jahat dalam darah secara signifikan. Anda bisa memperbanyak asupan serat dengan makanan-makanan sehat seperti gandum, beras merah, berry, pisang, hingga brokoli.

  1. Mengonsumsi ikan

Jenis ikan yang harus dikonsumsi jelas bukan yang sembarangan. Pilihlah ikan yang kaya akan asam lemak tak jenuh omega-3 seperti salmon, tuna, dan makarel. Omega-3 telah terbukti mampu mengurangi kadar trigliserida, lemak dalam darah yang erat dikaitkan dengan risiko penyakit jantung. Pastikan ikan-ikan tadi diolah dengan metode sehat seperti kukus, panggang, atau rebus.

  1. Olahraga dan kelola stres

Seseorang yang menderita stres kronis berpeluang meningkatkan tekanan darah hingga aterosklerosis (penumpukan plak dari kolesterol dalam arteri). Salah satu cara untuk mengelola stres adalah relaksasi seperti yoga selama 15 menit setiap hari. Selain itu, olahraga juga dapat menurunkan LDL hingga 5% sekaligus meningkatkan produksi HDL (kolesterol baik).

  1. Jangan absen sarapan

Sebuah studi yang dilaksanakan Harvard School of Public Health membuktikan bahwa absen sarapan justru meningkatkan risiko Anda kena serangan jantung, lho. Sempatkan diri untuk santap pagi dengan makanan-makanan kaya serat seperti roti gandum atau oatmeal. Senyawa beta glucan yang terdapat di dalam gandum dapat membentuk gel tebal di saluran cerna dan mencegah penyerapan kolesterol.

Di sisi lain, Anda harus rutin memeriksakan kadar kolesterol dalam tubuh dan berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan program diet yang sesuai.

Share to