Manfaat Kayu Secang Bagi Hipertensi dan Diabetes

Selasa, 17 Desember 2019 Share to
Manfaat Kayu Secang Bagi Hipertensi dan Diabetes

Secang alias Caesalpinia sappan merupakan tanaman herbal yang kayunya banyak sering dikonsumsi sebagai obat, terutama bagi penderita diabetes dan hipertensi alias tekanan darah tinggi. Nah, pada kesempatan kali ini, Anda bisa temukan ulasan tentang kayu secang atau kayu sepan, termasuk kandungan yang terdapat di dalamnya untuk membantu mengatasi masalah kesehatan seperti hipertensi dan diabetes. Selamat membaca!

Khasiat Kayu Secang Secara Umum

Di dalam kayu secang, ada begitu banyak kandungan nutrisi bermanfaat besar yang terdapat di dalamnya. Karena itu, tak heran kalau tanaman ini banyak dimanfaatkan sebagai bahan obat herbal bukan hanya di Indonesia, tapi juga di berbagai negara di dunia seperti India, Yunani, Malaysia, Filipina, dan Jepang. Kandungan nutrisi tersebut adalah alasan mengapa kayu secang dikenal sebagai bahan herbal anti-koagulan, anti radang, anti-anafilaksis, stimulus imun, maupun stimulus enzim. Di samping itu, kayu secang juga memiliki kandungan anti-bakteri dan anti-jamur.

Kayu Secang untuk Pasien Penderita Hipertensi

Kayu secang memiliki kandungan senyawa polifenol aktif seperti kumarin, flavonoid, xanthone, chalcone, brazilin, dan homosioflavonoid yang diyakini mampu membantu menurunkan tekanan darah. Khasiat kayu secang yang satu ini bisa dirasakan baik oleh para pasien penderita pre-hipertensi yang memiliki berbagai gejala dan faktor risiko utama penyebab hipertensi, maupun pasien penderita hipertensi itu sendiri.

Kayu Secang untuk Pasien Penderita Diabetes

Diabetes melitus, atau yang sering disebut sebagai diabetes saja, memang bukan penyakit menular. Meski demikian, hal tersebut tidak lantas menurunkan risiko dan bahaya dari penyakit yang diakibatkan oleh ketidakmampuan tubuh dalam mengatur kadar gula di dalam darah. Hal ini bisa dibuktikan lewat angka penderita dan prevalensi diabetes di Indonesia maupun dunia yang meningkat dari tahun ke tahun, bahkan “prestasi” diabetes yang menduduki posisi lima besar penyakit penyebab kematian terbesar di dunia.

Bukan hanya diabetes saja yang perlu diwaspadai, tapi juga pre-diabetes. Pasalnya, penelitian dari Diabetes Prevention Program menyebutkan bahwa ada 10% dari para pasien penderita pre-diabetes yang diperkirakan akan menderita diabetes tiap tahun. Karenanya, tindakan pencegahan perlu dilakukan bahkan jika Anda belum memiliki gejala pre-diabetes sekalipun.

Nah, kayu secang dan kandungan brazilin di dalamnya rupanya telah terbukti dari penelitian ilmiah mampu menunjukkan efek hipoglikemik kuat pada streptozotocin yang diberikan kepada tikus penderita diabetes yang menjadi objek penelitian. Kayu secang ini menunjukkan kemampuannya dalam meningkatkan metabolisme glukosa.

Penelitian lain bahkan menunjukkan efek kayu secang pada pasien penderita diabetes retinopati, yaitu salah satu jenis komplikasi diabetes yang bisa berujung pada kebutaan. Pasalnya, kayu secang diamati mampu menghambat proses angiogenesis berkat kandungan flavonoid di dalamnya.

Nah, itulah ulasan singkat soal manfaat kayu secang bagi penderita diabetes dan hipertensi. Semoga informasi di atas bermanfaat, ya!

Share to