Manfaat Vitamin D Bagi Kesehatan Tubuh

Jumat, 24 Januari 2020 Share to
Manfaat Vitamin D Bagi Kesehatan Tubuh

Fungsi vitamin D yang paling utama adalah mengatur penyerapan kalsium dan fosfor, serta memfasilitasi fungsi sistem kekebalan tubuh yang normal. Itulah kenapa vitamin D sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan normal dan perkembangan tulang, gigi, serta meningkatkan imunitas (daya tahan tubuh) terhadap penyakit tertentu. Karena itulah kebutuhan tubuh kita akan vitamin ini harus selalu terpenuhi. Jika tubuh tidak mendapatkan cukup vitamin D, maka akan berisiko mengalami kelainan tulang seperti osteomalacia (tulang lunak) atau osteoporosis (tulang keropos).

Untuk Tulang yang Sehat

Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, manfaat utama vitamin D adalah untuk kesehatan tulang. Tapi, hubungan antara vitamin D dan metabolisme tulang ternyata lebih rumit dari yang kita bayangkan. Fungsi vitamin D disini berperan meningkatkan kalsium dalam aliran darah sehingga kadarnya bisa dipertahankan pada level normal. 

Hal ini bisa dicapai dengan cara meningkatkan penyerapan kalsium yang didapatkan melalui makanan. Vitamin D juga bisa membantu menghambat pengeluaran kalsium melalui urin saat kita buang air kecil. Tidak hanya itu, vitamin D juga menarik kalsium dari matriks tulang jika tubuh kita kekurangan kalsium dan tidak menemukan sumber kalsium dari luar (asupan makanan).

Jadi bisa disimpulkan, vitamin D untuk menjaga kesehatan tulang baru bisa tercapai jika asupan kalsium kita juga sudah terpenuhi. Setiap ikan yang bertulang, seperti salmon atau sarden, adalah sumber makanan yang kaya akan vitamin D dan kalsium sehingga bisa menunjang fungsi vitamin D untuk tujuan tulang yang sehat.

Tingkatkan Daya Tahan Tubuh (Imunitas)

Vitamin D punya peran penting dalam pematangan sel darah putih, yang merupakan sel-sel pertahanan tubuh yang akan menjadi benteng utama pertahanan tubuh kita terhadap berbagai penyakit infeksi. Vitamin D yang cukup di dalam tubuh juga bisa mengurangi angka kejadian penyakit autoimun. Secara khusus, para ahli sudah menemukan hubungan yang relatif konsisten antara kekurangan Vitamin D dan peningkatan risiko infeksi pernapasan.

Mengontrol Gula Darah

Mungkin banyak dari Anda yang belum tahu bahwa kekurangan vitamin D juga bisa menyebabkan resiko terkena diabetes melitus jadi lebih tinggi. Hal ini diungkapkan oleh sebuah penelitian yang menemukan bahwa membuat kadar vitamin D kembali ke normal bisa membantu membalikkan beberapa risiko.

Penelitian oleh Mehdi dan rekan penelti lain di Iran tersebut membuktikan bahwa suplementasi vitamin D tambahan (50.000 iU) per hari selama 10 hari mampu menurunkan glukosa darah pada pasien dengan diabetes melitus secara signifikan. Walaupun penelitian belum sepenuhnya konsisten dan masih perlu penelitian lanjutan, manfaat vitamin D yang satu ini sepertinya juga tidak kalah  penting.

Melihat pentingnya vitamin D, sangat disarankan kita untuk selalu memastikan kebutuhan tubuh kita akan vitamin D sudah terpenuhi. Semoga bermanfaat!

Share to