Masih Muda? Turunkan Risiko Darah Tinggi Dengan Cara Berikut

Jumat, 1 November 2019 Share to
Masih Muda? Turunkan Risiko Darah Tinggi Dengan Cara Berikut

Tekanan darah tinggi atau hipertensi yang umumnya dijumpai pada orang tua atau manula kini diidap juga oleh muda-mudi yang masih kuliah atau bekerja. Gangguan tersebut jelas bakal menghambat mereka untuk melakukan kegiatan sehari-hari, apalagi bagi Anda yang mempunyai mobilitas tinggi.

Namun, Anda tak perlu merasa cemas berkepanjangan. Ada cara-cara sederhana dan praktis yang dapat diterapkan untuk menurunkan lonjakan tekanan darah seperti yang disitat Bright Side berikut ini:

  1. Rendam kaki dalam air panas

Suhu hangat dari air akan membuat leher dan kepala Anda tetap dingin. Selain itu, pasokan darah yang mengalir ke otak juga tak akan ikut naik. Anda hanya perlu merendam kaki dalam ember atau baskom berisi air hangat (yang panas pun bisa selama Anda mampu menahannya). Diamkan kaki selama 10-15 menit untuk membiarkan darah bergerak dari kepala ke kaki secara normal.

    2. Tenangkan tubuh dalam sikap savasana

Anda suka yoga? Savasana merupakan salah satu pose dalam latihan meditasi tersebut yang ternyata dapat membantu menurunkan tekanan darah. Tak hanya itu, savasana juga akan mengatur detak jantung yang sempat tak beraturan. Beristirahatlah dalam sikap savasana selama 10-15 menit hingga tubuh benar-benar relaks dan membaik.

    3. Minum air untuk menghindari dehidrasi

Dalam sejumlah kasus, dehidrasi menjadi penyebab seseorang mengalami hipertensi. Kekurangan cairan ternyata bakal menurunkan volume darah dalam tubuh. Oleh karena itu Anda dianjurkan buat rutin minum air putih. Sementara saat Anda mulai merasakan gejala hipertensi, segera minum satu atau dua air gelas air putih buat menggantikan cairan yang hilang.

    4. Dengarkan lagu-lagu genre klasik

Musik telah terbukti memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan. Lagu-lagu dari genre klasik, misalnya, bisa menurunkan tekanan darah tinggi. Hasilnya pun akan lebih maksimal kalau diimbangi dengan meditasi atau latihan pernapasan. Tak hanya itu, lagu-lagu dari genre klasik dapat memangkas kadar kortisol, hormon yang menyebabkan stres.

    5. Latih pernapasan dari lubang hidung kiri

Memang terdengar aneh, tetapi teknik ini bakal membantu Anda mengendalikan tensi darah. Hal ini disebabkan saat bernapas dari lubang hidung kiri, pembuluh darah akan jauh lebih relaks sekaligus bisa mengurangi kadar kortisol. Untuk mempraktikkannya, duduk senyaman mungkin, lalu letakkan tangan kiri di perut dan tutup lubang hidung kanan. Ambil napas, tahan beberapa detik, lalu keluarkan.

Demikian cara-cara cepat yang bisa Anda terapkan buat mengontrol tekanan darah yang naik. Jika kondisinya tak kunjung membaik atau semakin parah, segera periksakan diri ke dokter. Imbangi juga dengan pola makan teratur dan gaya hidup sehat. Dengan begitu, Anda bisa melakukan kegiatan sehari-hari tanpa terhambat gangguan dari tensi darah.

Share to