Menyiasati Makan Telur Asin Pada Pengidap Darah Tinggi

Rabu, 1 Januari 2020 Share to
Menyiasati Makan Telur Asin Pada Pengidap Darah Tinggi

Beberapa tahun terakhir, di negara kita menu masakan atau makanan yang beri saus telur asin banyak sekali penggemarnya. Berbagai jenis masakan yang berbahan dasar ayam, ikan, sampai jamur, semua akan terasa lebih nikmat kalau dibaluri atau dicocol dengan saus telur asin yang super gurih. Padahal di balik lezatnya saus telur asin tersebut ada bahaya yang mengancam kesehatan kita.

Picu Darah Tinggi dan Stroke

Telur asin yang mengandung kolesterol yang tinggi, jika dikonsumsi secara berlebih bisa memicu darah tinggi, dan mungkin saja berujung pada stroke. Menurut Spesialis gizi klinis DR.dr.Samuel Oetoro,MS,SpGK(K), sajian saus telur asin yang dibuat dari bagian kuning telurnya tinggi kolesterol. Tak cuma itu, kandungan garam dalam telur asin juga bisa sangat berisiko memicu darah tinggi yang berujung stroke.

DR.dr.Samuel menjelaskan, telur asin bisa menyebabkan darah tinggi, karena kandungan natriumnya (garam) lebih tinggi jika dibandingkan dengan telur bebek yang direbus biasa. Lebih lanjut DR.dr.Samuel mengatakan bahwa kandungan garam dalam telur bebek hanya 140 miligram (mg) per 100 gram telur. Sedangkan jika telur bebek itu diasinkan, kadar garamnya meningkat menjadi 540 mg per 100 gram telur. Padahal, tubuh manusia hanya diperbolehkan mengonsumsi 2 gram (200 mg) per hari.

Selain menyebabkan darah tinggi, mengonsumsi terlalu banyak telur asin juga bisa menyebabkan meningkatnya kolesterol. Hal ini ditandai dengan ukuran kuning telur bebek yang lebih besar dibanding telur ayam. Jika kuningnya lebih besar, artinya kandungan kolesterol yang ada di kuning telur itu lebih banyak, telur asin sampai 230 mg, sementara kalau telur ayam hanya 160 mg. Padahal jatah kita makan kolesterol itu hanya 300 mg per hari untukĀ  yang kondisi kesehatannya baik.

Lalu bolehkah mereka yang darah tinggi mengonsumsi telur asin?

Mereka yang memiliki kadar kolesterol dan darah tinggi masih boleh menikmati lezatnya telur asin, tapi ingat jumlahnya harus dibatasi. Menurut DR.dr.Samuel, mereka yang kadar kolesterol dan darah tinggi maksimal diperbolehkan mengonsumsi telur asin sebanyak 200 mg per hari. Jangan melebihi batas tersebut dan agar lebih aman, ada baiknya Anda yang memiliki kadar kolesterol tinggi dan darah tinggi berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum menikmati lezatnya telur asin.

Semoga informasi ini bermanfaat!

Share to