Benarkah Harus Konsumsi Antibiotik ketika Demam?

Jumat, 8 Mei 2020 Share to
Benarkah Harus Konsumsi Antibiotik ketika Demam?

Selama ini sebagian orang memilih untuk langsung mengkonsumsi antibiotik saat badannya terasa demam tanpa resep dokter. Padahal demam adalah kondisi dimana suhu tubuh meningkat sebagai respon adanya infeksi virus atau bakteri di dalam tubuh. Penyebab pasti dari demam harus diketahui terlebih dahulu untuk menentukan pengobatan yang tepat.

Dilansir dari laman situs suara.com, Komite Pengendalian Resistensi Antimikroba, Mariyatul Qibtyah, mengungkapkan bahwa konsumsi antibiotik yang tidak tepat guna justru bisa memicu terjadinya resistensi antibiotik. Karena itu tidak disarankan untuk langsung mengkonsumsi antibiotik saat badannya terasa demam tanpa resep dokter

Karena itu tidak disarankan untuk langsung mengkonsumsi antibiotik saat badannya terasa demam tanpa resep dokter dan jika mengalami demam lebih dari tiga hari segera memeriksakan dirinya ke dokter. Setelah dicek dokter, jika dirasa perlu, dokter akan menyarankan untuk melakukan tes darah di laboratorium sehingga bisa diketahui penyebab dari demam yang dialaminya.

Dari hasil tes laboratorium bisa diketahui, jika sel darah putih meningkat kemungkinan demam disebabkan oleh infeksi bakteri, dan pemberian antibiotik bisa dilakukan. Sebaliknya jika hasil cek lab semua normal itu artinya penyebabnya virus dan itu artinya dokter tidak perlu meresepkan antibiotik.

Selain demam, penyakit lain yang tidak perlu diatasi dengan bantuan antibiotik adalah batuk dan flu. dr. Masfar Salim, Dokter spesialis Farmakolog yang juga Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia, mengungkapkan bahwa saat mengalami batuk dan flu, sebaiknya cukup mengistirahatkan tubuhnya sembari memperbanyak konsumsi sayur dan buah.

Menurut dr. Masfar Salimbat, obat pereda flu dan batuk yang dijual bebas juga bisa dikonsumsi untuk meredakan flu dan batuk. Kalau sampai tiga hari kondisi tidak juga membaik, baru bisa memeriksakan kondisinya ke dokter. Pasalnya, kalau disebabkan oleh virus, dalam waktu kurang dari tiga hari gejala batuk dan flu sudah mereda.

Pemakaian antibiotik tanpa resep dokter ini harus kita perhatikan karena dilansir dari suara.com, resistensi antibiotik adalah penyebab kasus kematian yang tak sedikit, angkanya mencapai 700 ribu kasus dalam kurun waktu setahun pada 2013.

Setelah menyimak penjelasan di atas, mulailah dari sekarang untuk tidak langsung mengkonsumsi antibiotik saat badan terasa demam tanpa resep dokter. Cukup istirahat dan konsumsi obat pereda panas sesuai dengan dosis pada kemasan untuk meredakan demam. Jika 3 hari tidak turun, segeralah periksakan ke dokter untuk mendapat perawatan lebih lanjut.

Share to