Bubble Tea dan Diabetes, Bagaimana Menyiasatinya

Rabu, 20 November 2019 Share to
Bubble Tea dan Diabetes, Bagaimana Menyiasatinya

Sudah mencoba bubble tea yang setahun belakangan sedang tren? Kombinasi manisnya teh dengan kekenyalan dari boba-nya bikin siapa saja jatuh hati sampai ketagihan. Sayangnya, ada beberapa orang yang tak bisa menikmati bubble tea karena komposisinya berbahaya buat tubuh, salah satunya bagi penderita diabetes.

Kenapa bubble tea kurang aman buat penderita diabetes?

Teh hijau atau green tea yang dimanfaatkan sebagai bahan utama bubble tea sebenarnya memberikan berbagai manfaat buat kesehatan. Pasalnya jenis teh ini mengandung antioksidan seperti polifenol yang mampu menurunkan risiko penyakit jantung, diabetes, hingga kanker. Aromanya juga menenangkan dan bisa menjauhkan Anda dari stres.

Namun, manfaat-manfaat tersebut bakal langsung berkurang saat ditambahkan bahan-bahan seperti creamer, gula merah, kental manis, dan topping manis lainnya. Bubble tea yang awalnya agak pahit pun jadi super manis dan kadang bikin eneg.

Bahan-bahan tinggi gula tadi yang berpotensi meningkatkan kadar lemak dan glukosa dalam tubuh. Untuk orang yang tak mengidap diabetes saja bakal mengalami sedikit lonjakan gula darah. Bagaimana dengan yang sudah didiagnosis penyakit tersebut? 

Selain itu, ilmuwan dari Rumah Sakit Mount Alvenia baru-baru ini mengungkapkan bahwa bubble tea dengan brown sugar mengandung sekitar 18,5 sendok makan gula. Padahal Kementerian Kesehatan RI membatasi konsumsi harian gula sampai empat sendok makan. Jadi bisa dipastikan varian bubble tea ini kurang bersahabat buat pengidap diabetes.

Sebagai tambahan, data dari populasi sejumlah negara barat menyebutkan konsumsi minuman manis nyaris setiap hari akan meningkatkan peluang diabetes sampai 18% dalam jangka waktu 10 tahun. Kalau sudah begini, apa Anda tetap mau ambil risiko gara-gara sulit melepaskan diri dari bubble tea?

Cara aman minum bubble tea tanpa memperparah diabetes

Jika Anda belum sanggup menjauhi bubble tea sepenuhnya, Anda dapat menyiasatinya dengan cara aman dan sehat. Berikut ini panduan yang bisa Anda ikuti:

  • Kurangi porsi bubble tea dengan gelas berukuran sedang atau kecil;
  • Pangkas juga asupan gulanya sekitar 5-30% atau enam sendok teh per hari agar kadar gula tak meroket tajam;
  • Ganti kental manis dengan susu rendah lemak atau susu skim;
  • Sementara buat topping-nya, minta pelengkap yang rendah gula dan kalori seperti jeli, puding, atau lidah buaya. Boba yang biasanya digunakan terbikin dari tepung tapioka yang kurang bagus buat pengidap diabetes;
  • Kalaupun pengin pakai boba, pilihlah varian yang menyehatkan seperti rasa buah dan smoothie yang bahan-bahannya bersahabat dengan gula darah;
  • Bagi bubble tea Anda dengan teman atau keluarga buat mengurangi asupan kalori.

Mudah, kan, buat menikmati bubble tea tanpa mengancam kesehatan Anda? Jangan lupa juga untuk memeriksa kadar gula darah secara rutin.

Share to