Coklat dan Kacang Bisa Menyebabkan Jerawat, Mitos atau Fakta?

Kamis, 16 Januari 2020 Share to
Coklat dan Kacang Bisa Menyebabkan Jerawat, Mitos atau Fakta?

Mungkin tidak sedikit dari Anda yang pernah mendengar anggapan yang mengatakan bahwa coklat dan kacang bisa menyebabkan jerawat. Benarkah mitos tersebut? Berikut adalah penjelasan selengkapnya.

Coklat bisa sebabkan jerawat?

Sampai saat ini ada cukup banyak penelitian yang membahas hal ini. Tetapi, hasilnya ternyata masih berupa pro kontra dan sampai saat ini juga belum bisa disimpulkan. Sebuah penelitian pada tahun 2013, yang informasinya dilansir dari laman situs hellosehat, menunjukkan fakta bahwa cokelat bisa membuat kondisi kulit yang berjerawat semakin parah dan semakin banyak.

Apa penyebabnya? Karena cokelat bisa meningkatkan pelepasan protein interleukin-1B (IL-IB) dan IL-10. Pelepasan protein inilah  yang dapat membuat bakteri penyebab jerawat (Propionibacterium dan Staphylcoccus Aureus) menjadi lebih agresif. Tidak hanya itu, penelitian lain yang dilakukan pada tahun 2017 juga menemukan fakta bahwa cokelat bisa memicu timbulnya jerawat-jerawat baru.

Bukti ini ditemukan setelah melihat reaksi wajah pada mahasiswa yang makan cokelat. Dibandingkan dengan rekan-rekannya yang makan jeli kacang, mereka yang makan cokelat mengalami lebih banyak pertumbuhan jerawat baru. Namun, sekalipun telah ada penelitian, sebenarnya sampai saat ini masih belum bisa disimpulkan secara pasti apakah cokelat menyebabkan jerawat atau tidak.

Bagaimana dengan kacang?

Para ahli kesehatan kulit masih berbeda pendapat akan hal ini. Tetapi yang jelas, penelitian yang dilakukan oleh American Academy of Dermatology dan the Journal of American Medical Association mengungkapkan bahwa kacang tidak menimbulkan jerawat.  Tidak sedikit orang yang percaya kacang bikin jerawatan karena mengandung lemak. Padahal, lemak paling banyak terkandung dalam kacang adalah lemak tak jenuh, jenis lemak baik yang justru memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

Namun ingat kalau Anda makan kacang-kacangan yang diolah dengan cara digoreng, kadar lemak jenuhnya akan menjadi tinggi. Kenapa? Karena minyak yang digunakan untuk menggoreng mengandung lemak jenuh. Nah, mengonsumsi gorengan, termasuk kacang goreng, dalam jumlah berlebihan memang bisa menjadi penyebab munculnya masalah pada kulit yang salah satunya adalah jerawat. Karena itu, jika Anda suka makan kacang tapi tidak mau jerawatan, pilih kacang-kacangan yang diproses dengan dipanggang, bukan digoreng.

Itulah penjelasan tentang anggapan yang mengatakan bahwa coklat dan kacang bisa menyebabkan jerawat. Semoga informasi ini bermanfaat!

Share to