Darah Tinggi Nggak Boleh Minum Alkohol, Benarkah?

Kamis, 28 November 2019 Share to
Darah Tinggi Nggak Boleh Minum Alkohol, Benarkah?

Menderita hipertensi atau tekanan darah tinggi menghalangi atau bahkan memutus Anda dari berbagai kebiasaan, salah satunya konsumsi minuman beralkohol.

Minum alkohol memang sudah menjadi gaya hidup untuk sebagian orang. Konsumsi yang tepat, yakni satu gelas per hari, pun dianggap dapat melindungi jantung sampai meningkatkan kadar kolesterol baik. Lalu, bagaimana dengan pengidap hipertensi? Apa mereka masih punya peluang menyentuh alkohol?

Pengaruh alkohol terhadap tekanan darah

Hipertensi telah lama dikenal sebagai penyebab gangguan yang berhubungan dengan jantung, ginjal, hingga otak. Bukan cuma itu, alkohol juga punya kontribusi besar terhadap tekanan darah tinggi. Kalau Anda ‘bandel’ dan terus mengonsumsi alkohol, obat hipertensi yang diberikan dokter juga tak akan bekerja dengan maksimal.

Namun, dalam menghentikan asupan alkohol pun tak boleh buru-buru atau mendadak, terutama kalau konsumsi Anda cukup besar. Pasalnya, saat tubuh tiba-tiba kehilangan jumlah alkohol, tekanan darah akan tetap mengalami masalah. Dianjurkan bagi Anda untuk menggunakan teknik tertentu supaya tubuh terbiasa dengan absennya alkohol tanpa mengganggu tensi darah.

Dampak dari konsumsi alkohol terhadap tekanan darah juga berbeda pada masing-masing orang. Ada yang mengalami sedikit peningkatan, ada juga yang langsung mengidap lonjakan drastis. Perempuan terbilang lebih rentan mengalami tekanan darah tinggi akibat alkohol ketimbang pria. Sementara itu pria yang usianya di atas 65 tahun punya risiko lebih besar menderita komplikasi dari konsumsi alkohol yang diinduksi hipertensi.

Mencegah alkohol agar tak jadi pemicu hipertensi

Dari pemaparan di atas Anda dapat simpulkan bahwa penderita hipertensi sebaiknya menghindari alkohol. Namun, bukan berarti Anda yang belum mengidap tekanan darah tinggi bisa minum alkohol sepuas hati. Ada beberapa pencegahan yang dapat dilakukan agar konsumsi alkohol Anda tak menjadi penyebab gangguan tersebut, antara lain:

  • Jaga asupan alkohol yang Anda minum per hari. Jika Anda ingin mendapatkan manfaat dari alkohol, sebaiknya jangan minum lebih dari satu gelas per hari. Sementara saat Anda ingin berhenti, kurangi perlahan sampai Anda benar-benar tak mengonsumsinya lagi;
  • Mencampurkan alkohol dengan air adalah salah satu trik yang dapat Anda terapkan supaya minuman tahan lebih lama. Efek samping dari alkohol pun tak akan terlalu besar;
  • Jika Anda sudah kecanduan dan sulit lepas dari alkohol (alkoholisme), maka dibutuhkan terapi atau perawatan dari pakar;
  • Biasakan diri Anda dengan meminum minuman sehat. Antara lain air putih, smoothie, dan jus buah (tanpa memakai pemanis buatan).

Kendati terasa sulit pada awalnya, meninggalkan alkohol akan memberikan dampak terhadap tekanan darah Anda. Tensi darah yang stabil bukan hanya mengembalikan kesehatan, melainkan meningkatkan peluang hidup Anda. Imbangi juga dengan gaya hidup dan pola makan sehat, ya!

Share to