Diabetes Nggak Boleh Makan Cokelat dan Permen, Benar Nggak Sih?

Kamis, 12 September 2019 Share to
Diabetes Nggak Boleh Makan Cokelat dan Permen, Benar Nggak Sih?

Makanan manis menjadi salah satu pantangan yang dihindari penderita diabetes. Permen dan cokelat masuk ke dalam daftar tersebut, padahal kedua camilan ini umum dikonsumsi. Meski begitu, masih ada yang meragukan kebenarannya. Seberapa bahayanya cokelat dan permen untuk penderita diabetes?

Konsumsi makanan manis bagi penderita diabetes

Insulin yang diproduksi pankreas semestinya bertugas mengantarkan glukosa dalam darah ke dalam sel-sel yang ada pada tubuh untuk kemudian diubah jadi energi. Akan tetapi, pada penderita diabetes, tubuh mereka justru hanya bisa menghasilkan sedikit insulin atau malah tak sanggup sama sekali. Akibatnya, glukosa dalam tubuh tak bisa diproses dan mengalami kenaikan jumlah dalam aliran darah.

Fungsi insulin yang abnormal pada penderita diabetes inilah yang membuat mereka dianjurkan untuk tak mengonsumsi makanan manis. Diabetes yang tidak ditangani dengan tepat atau dibiarkan bakal memicu komplikasi atau penyakit lainnya seperti serangan jantung, strok, hingga kerusakan ginjal.

Apa penderita diabetes boleh makan cokelat dan permen?

Sesungguhnya penderita diabetes masih bisa makan cokelat dan permen dengan beberapa catatan. Untuk cokelat, misalnya, dark chocolate atau cokelat hitam lebih dianjurkan karena mempunyai flavonoid yang lebih tinggi dibandingkan cokelat susu maupun cokelat putih.

Disitat dari Live Strong, sebuah penelitian yang dilakukan pada 2005 dan diterbitkan pada American Journal Clinical Nutrition mengungkap bahwa cokelat hitam mampu meningkatkan sensitivitas insulin pada responden yang sehat. Perbaikan itu yang nantinya akan mencegah glukosa melonjak tajam. Di sisi lain, cokelat hitam yang bisa dikonsumsi belum mengalami proses penguraian flavonoid, sehingga malah akan meningkatkan kadar kalori.

Kemudian, sebuah jurnal dari American Heart Association pada 2010 yang dilakukan sejumlah ilmuwan menguak bahwa cokelat hitam bisa menurunkan peluang tekanan darah tinggi atau hipertensi sampai 67% pada orang dewasa di Amerika Serikat. Flavonoid lagi-lagi berperan karena bisa mencegah serta mengelola tekanan darah tinggi maupun pelebaran pembuluh darah. Asalkan Anda mengonsumsi cokelat hitam sesuai takaran yang dianjurkan.

Bagaimana dengan permen? Sebisa mungkin Anda kurangi konsumsi permen dengan pemanis buatan dan ganti dengan yang berlabel sugar free. Karena berhubungan juga dengan gula, Anda juga perlu memperhatikan asupan gula harian yang dikonsumsi. Jika memungkinkan gantilah pemanis dengan gula rendah kalori dan alami.

Opsi lain yang bisa diterapkan adalah menghentikan konsumsi permen sebagai camilan. Ubahlah dengan kacang-kacangan atau potongan buah seperti pisang atau apel untuk mengendalikan kadar gula darah dalam tubuh. Selain membuat Anda lebih bugar, jenis kudapan ini jelas akan menjauhkan Anda dari risiko terkena diabetes dan komplikasinya di kemudian hari.

Selamat menerapkan gaya hidup sehat dan jangan lupa periksakan kesehatan Anda ke dokter, ya!

Share to