Diet Rendah Garam Berpengaruh Pada Penderita Kolesterol

Selasa, 25 Juni 2019 Share to
Diet Rendah Garam Berpengaruh Pada Penderita Kolesterol

Mengurangi asupan garam adalah salah satu hal yang dianjurkan bagi penderita hipertensi. Beberapa di antara mereka lantas menerapkan diet rendah garam untuk menjaga tekanan darah mereka. Akan tetapi, sebuah studi menyebutkan memangkas asupan garam justru berisiko meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Bagaimana bisa?

Dampak diet rendah garam terhadap kolesterol

Disitat dari Healthline Time, hasil penelitian yang dilakukan di Demark dan dipublikasikan dalam jurnal American Journal of Hypertension menyatakan bahwa menurunkan asupan sodium akan mengurangi 1% tekanan darah pada orang normal serta 3,5% tekanan darah pada penderita hipertensi. Akan tetapi, kadar kolesterol mereka akan mengalami peningkatan sebesar 2,5% dan trigliserida hingga 7%.

Naiknya kadar kolesterol dan trigliserida tentu akan meningkatkan risiko penyakit serius seperti diabetes hingga serangan jantung. Penulis utama penelitian tersebut, Neil Gradual dari Copenhagen University Hospital menambahkan pengurangan garam akan memberikan efek yang berkebalikan pada tubuh. 

Di sisi lain, dampak tersebut kemungkinan besar muncul dari cara tubuh dalam menyeimbangkan diri. Ginjal yang tak menerima asupan garam yang cukup akan melepas protein bernama renin bersamaan dengan aldosterone, hormon yang berkaitan dengan kolesterol dan tekanan darah.

Kemudian, riset yang dilakukan di Exeter University mendukung hasil penelitian tersebut dengan fakta bahwa kurangnya sodium akan menekan risiko serangan jantung. Namun, Profesor Graham MacGregor dari Consensus Action on Salt and Health menyebutkan bila kenaikan kolesterol akibat diet rendah garam tak terlalu signifikan, sehingga tak perlu Anda cemaskan.

Tips menjalani DASH atau diet rendah garam yang tepat

Diet rendah garam atau Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH) merupakan jenis diet yang mulanya ditujukan untuk penderita hipertensi. Seiring perkembangannya, DASH pun terbukti memberikan manfaat dalam mengurangi risiko sindrom metabolik, diabetes tipe, obesitas, dan penyakit jantung.

Jika Anda berminat melakukan DASH, perhatikan tiga poin penting berikut ini:

  1. Kurangi asupan natrium. Garam dapur, junk food, manisan, dan dressing salad adalah beberapa sumber natrium yang harus dikurangi. Konsumsi setidaknya satu sendok teh garam per hari agar asupan natrium yang masuk ke tubuh Anda tetap terjaga;
  2. Mengonsumsi makanan yang tepat. Anda dapat memasukkan oatemal dan roti gandum ke dalam menu sarapan bersama pisang, tuna berbalut mayones dan anggur untuk makan siang, serta spageti gandum dengan salad campur untuk makan malam;
  3. Memeriksa jumlah kalori yang masuk. DASH yang Anda jalani akan memberikan hasil yang baik apabila Anda memantau juga jumlah kalori yang masuk. Selain melakukan dua poin sebelumnya, Anda bisa memulai rutinitas makan dalam porsi kecil.

Dengan informasi ini, Anda diharapkan dapat menjaga kadar garam yang dikonsumsi, ya!

Share to