Hindari Minum Air Dingin Agar Langsing, Benarkah?

Selasa, 26 Mei 2020 Share to
Hindari Minum Air Dingin Agar Langsing, Benarkah?

Ada sangat banyak informasi yang beredar tentang langkah yang bisa dilakukan untuk menjadi langsing dan salah satunya adalah tidak lagi mengkonsumsi air dingin atau air es karena konon air dingin bisa menyebabkan kegemukan. Benarkah hal tersebut? Berikut penjelasannya.

Dilansir dari laman situs detikHealth, menurut Leona Victoria Djajadi, MND, seorang ahli gizi,  minum cukup air putih, baik dingin maupun hangat, bisa akan membantu penurunan berat badan dalam jangka waktu yang lama. Nah, minum air dingin yang disebut-sebut bisa menghambat penurunan berat badan ternyata dikatakan oleh Victoria bisa bermanfaat.

Victoria menjelaskan bahwa sebenarnya air dingin lebih memberikan efek positif terhadap berat badan, karena untuk menyamakan suhu air di dalam lambung kita akan membakar kalori lebih banyak. Namun, efeknya tidak besar.

Serupa dengan pernyataan Victoria, seorang ahli gizi, Jansen Ongko, MSc, RD juga mengungkapkan bahwa bahwa konsumsi air dingin bisa membuat gemuk tidak benar. Kenapa tidak benar? Karena menurutnya, air putih yang didinginkan atau dibekukan tidak mengandung kalori.

Menurut Jansen, anggapan air dingin bisa menyebabkan obesitas muncul mungkin karena semua sajian minuman dingin itu mayoritas manis. Kandungan gula atau pada sajian minuman dingin itulah yang memang bisa menyebabkan kegemukan.

Jansen menjelaskan, dibandingkan air hangat dan air biasa, air es justru bisa membakar kalori lebih banyak. Secara ilmu pengetahuan, minum air dingin bisa membakar kalori lebih banyak karena tubuh memiliki suhu tersendiri. Jika minum air dengan suhu yang lebih rendah tentu akan disesuaikan dengan kalor. Jadi menurut Jansen, minum air dingin bisa membakar kalori lebih banyak.

Itulah penjelasan singkat tentang anggapan bahwa air dingin bisa menyebabkan kegemukan. Semoga informasinya bermanfaat!

Share to