Kalau Demam Harus Dikompres Air Es, Masa Sih?

Jumat, 3 Januari 2020 Share to
Kalau Demam Harus Dikompres Air Es, Masa Sih?

Kompres dingin sampai saat ini memang lebih sering digunakan oleh banyak orang untuk mengatasi demam tinggi. Dengan suhu dingin dari kompres dingin, diharapkan panas dari tubuh bisa terserap sehingga demam lebih cepat turun. Tetapi, ternyata kompres dingin sangat tidak disarankan dan justru bisa jadi malah memperparah demam. 

Kenapa kompres dingin tidak disarankan?

Ketika tubuh kita demam, tubuh akan menjadi panas karena memang hal tersebut adalah reaksi alamiah yang diperlukan oleh tubuh dalam mempertahankan diri. Kalau kita menempelkan kompres dingin, tubuh justru mungkin akan mengira hal tersebut sebagai ancaman terhadap proses melawan infeksi.

Akibatnya, tubuh berisiko semakin meningkatkan suhunya dan demam pun lama kelamaan menjadi semakin parah. Tidak hanya itu, kompres dingin juga bisa menyebabkan turunnya suhu tubuh secara tiba-tiba. Hal ini bisa memicu badan menjadi menggigil. Karena itulah, sangat disarankan untuk menghindari atau tidak memakai kompres dingin saat tubuh demam, apalagi mandi dengan air dingin. 

Lalu, apa yang harus dilakukan saat demam?

Kalau demam yang menyerang sudah cukup tinggi dan kita menjadi sulit tidur atau rasanya sudah sangat tidak nyaman, kita bisa menggunakan kompres hangat. Tapi ingat, pastikan suhunya tidak terlalu panas. Kain yang dibasahi dengan air hangat (suam-suam kuku) sudah cukup untuk bisa membantu mengurangi demam.

Kompres hangat bisa memicu produksi keringat sehingga suhu tubuh akan menurun secara alami dari dalam tubuh. Tidak hanya itu, kompres hangat juga mampu membantu melancarkan aliran darah dan membuat kita menjadi lebih nyaman. Jangan lupa juga untuk banyak minum air putih, menjaga suhu ruangan agar tidak terlalu panas atau dingin, dan makan yang cukup.

Kalau demam tidak juga turun, segeralah periksa ke dokter agar bisa diberikan solusi terbaik untuk demam yang Anda derita. Semoga informasi ini bermanfaat!

Share to