Katanya Alkohol Baik Untuk Jantung, Oh Ya?

Rabu, 23 Oktober 2019 Share to
Katanya Alkohol Baik Untuk Jantung, Oh Ya?

Selama ini minuman beralkohol identik dengan minuman yang membahayakan kesehatan. Ada berbagai penyakit serius yang dapat dipicu dari jenis minuman tersebut, mencakup kanker dan penyakit jantung.

Namun, saat Anda mencari informasi seputar konsumsi alkohol beserta efek sampingnya, ada banyak hal-hal baru yang bakal Anda dapatkan. Salah satu di antaranya adalah anggapan alkohol ternyata bisa melindungi jantung. Jadi, informasi mana yang semestinya dipercaya? Benarkah alkohol justru dapat menjadi proteksi jantung?

Efek konsumsi alkohol terhadap jantung

Konsumsi alkohol dalam jumlah besar (di atas dua gelas sehari) berpotensi meningkatkan tekanan darah hingga ke level berbahaya. Kebiasaan ini bakal merusak sebagian jantung, mencakup cardiomyopathy, kondidi melemahnya otot jantung. Bahkan alkohol adalah pemicu dari gangguan tersebut setelah arteri yang tersumbat.

Ketika jantung Anda rusak, organ ini tak akan memompa darah secara efisien. Pengumpulan darah dan ganjilnya ritme akan semakin mudah terjadi, terutama saat konsumsi alkohol kian banyak. Anda yang sudah menjadi pecandu alkohol dan mengalami cardiomyopathy dapat meninggal dalam jangka waktu 4 tahun saja. Mereka bisa mencegahnya dengan menghentikan konsumsi alkohol dan mengembalikan lagi harapan hidup mereka, termasuk memperbaiki tekanan darah dalam tubuh.

Di sisi lain, konsumsi alkohol yang terkontrol ternyata dapat jadi senjata melawan penyakit jantung. Lebih dari 60 penelitian membuktikan bahwa konsumsi alkohol dalam batas normal berhubungan dengan menurunnya risiko penyakit arteri koroner hingga 40%. Dalam hal ini, batas normal adalah dua gelas alkohol bagi pria dan satu gelas alkohol bagi perempuan per hari. Hal ini disebabkan tubuh perempuan yang lebih lambat memecah alkohol ketimbang pria.

Manfaat lain dari konsumsi alkohol adalah meningkatkan kadar HDL atau kolesterol baik alam darah. Dengan begitu secara tak langsung tubuh dapat memangkas LDL atau kolesterol jahat berlebih. Akan tetapi, Asosiasi Jantung Amerika menegaskan aktivitas fisik akan membantu peningkatan HDL. Jadi, jangan terlalu menggantungkan hidup, apalagi kesehatan jantung, Anda pada alkohol.

Dampak beberapa jenis alkohol terhadap jantung

Meski belum terbukti, sejumlah penelitian menyatakan bahwa wine, khususnya anggur merah, punya manfaat yang lebih baik terhadap jantung dibandingkan minuman alkohol lainnya. Anggur merah juga mengandung antioksidan mencakup resvatrol yang mampu mengurangi penumpukan platelet, salah satu pemicu penebalan dan penggumpalan darah.

Namun, menurut penasihat penyakit jantung dan wine dari Asosiasi Jantung Amerika, sejauh ini belum ada indikasi pasti bahwa anggur merah memiliki manfaat bagi jantung bila dibandingkan anggur putih, bir, maupun minuman beralkohol lainnya. Mereka juga mengatakan kalau anggur merah memang memiliki manfaat, maka benefit yang sama mungkin bisa diperoleh dari jus anggur non-alkohol.

Bagaimana, apa Anda masih mempertimbangkan konsumsi alkohol?

Share to