Kolesterol Berarti Nggak Boleh Makan Daging, Sedih Dong!

Senin, 21 Oktober 2019 Share to
Kolesterol Berarti Nggak Boleh Makan Daging, Sedih Dong!

Menjaga asupan makan jadi salah satu keharusan yang wajib dipatuhi penderita kolesterol tinggi. Tak ada lagi junk food atau minuman ringan. Selain itu, Anda juga akan diminta mengurangi konsumsi daging yang sering kali membuat kadar kolesterol meroket tajam.

Namun, benarkah demikian? Apa penderita kolesterol tinggi memang harus menjauhi daging agar tak membahayakan hidup mereka?

Menelaah kandungan dalam daging

Opsi jenis daging terbilang beragam, dari daging ayam, daging bebek, daging kambing, hingga daging sapi. Akan tetapi, penderita kolesterol tinggi dianjurkan untuk menghindari daging sapi. Mengapa?

Ternyata dalam 85 gram daging sapi setidaknya terdapat 179 kalori, 73 mg kolesterol, dan 7,9 gram lemak. Sementara daging ayam dalam jumlah yang sama mengandung 162 kalori, 76 mg kolesterol, dan 6,3 gram lemak. Lantas pada daging kambing terdapat 122 kalori, 64 mg kolesterol, dan 2,6 gram lemak dalam porsi yang sama.

Anda sebenarnya tak perlu langsung memusuhi sumber kolesterol seperti daging, karena kolesterol masih dibutuhkan tubuh dalam jumlah normal. Beberapa jenis daging juga mengandung nutrisi untuk tubuh, sehingga kalau dipangkas tiba-tiba malah akan mengganggu kesehatan.

Aturan makan daging bagi penderita kolesterol tinggi

Asosiasi Jantung Amerika menganjurkan penderita kolesterol tinggi untuk mengganti daging sapi dengan daging unggas seperti ayam. Kandungan lemak jenuh dalam daging sapi atau daging merah berpotensi mengurangi dampak positif bagi tubuh.

Kemudian, untuk mengolah daging, lakukan serangkaian tips berikut ini:

  • Pilih daging yang bagian lemaknya paling sedikit. Misalnya pinggang (sirloin) atau has dalam (tenderloin) pada daging sapi. Sementara pada kambing, pinggang dan ekstremitas adalah bagian yang direkomendasikan;
  • Pisahkan semua lemak dari daging sebelum Anda mengolahnya. Ganti juga metode memasak dari menggoreng menjadi rebus, panggang, atau bakar;
  • Kalaupun ingin menggoreng atau menumis, pakai minyak dengan kandungan lemak tak jenuh seperti minyak kanola dan minyak zaitun;
  • Oleskan jus buah atau bumbu pada permukaan daging saat membakarnya. Gunakan juga rak agar minyak dari daging dapat mengalir keluar;
  • Saat merebus daging atau membuat kaldu, diamkan sebentar air rebusan, lalu simpan di dalam kulkas selama satu hari. Singkirkan lemak yang menumpuk di bagian atas dan pakai sisanya untuk memasak;
  • Meski daging unggas lebih aman, bebek ternyata kurang bagus karena kandungan lemaknya lebih tinggi dibandingkan ayam dan kalkun;
  • Kurangi atau hentikan daging olahan seperti sosis dan nugget. Jenis makanan ini justru tinggi akan kalori, lemak jenuh, dan garam yang membahayakan penderita kolesterol tinggi.

Sebagai opsi alternatif, Anda dapat mengonsumsi sumber omega-3 (salmon, tuna, sarden) dan protein nabati (kacang kedelai, kacang merah, jamur) untuk memenuhi asupan protein yang diperlukan tubuh.

Share to