Kolesterol Sebenarnya Dibutuhkan Tubuh, Masa Sih?

Kamis, 8 November 2018 Share to
Kolesterol Sebenarnya Dibutuhkan Tubuh, Masa Sih?

Banyak yang menghindari kolesterol akibat dampak buruk yang ditimbulkannya, seperti hipertensi yang meningkatkan risiko stroke, penyakit jantung dan gangguan kesehatan lainnya. Tapi apa benar semua kolesterol harus dijauhi?

Menurut Harvard Medical School, kolesterol merupakan jenis lemak yang ditemukan pada semua sel dalam tubuh. Sebagian besar kolesterol justru diciptakan secara alami oleh tubuh, dan hanya sekitar 20-30 persen kolesterol saja yang didapat dari makanan.

Kolesterol sendiri beredar di dalam tubuh lewat aliran darah dalam bentuk lipoprotein. Ada 2 jenis lipoprotein yang selama ini kita kenal, yakni :

  1. HDL (High Density Lipoprotein) yang dikenal sebagai kolesterol baik.
  2. LDL (Low Density Lipoprotein) yang dikenal sebagai kolesterol jahat.

Keduanya jenis kolesterol ini berada dalam satu aliran darah, dan saling melemahkan. Jika dominan kolesterol baik, maka Anda termasuk sehat. Jika yang dominan kolesterol jahat, Anda berada dalam bahaya, dan harus segera melakukan langkah pencegahan agar kolesterol jahat tidak makin membahayakan.

FYI, kolesterol Anda bisa dikatakan ideal jika kadar kolesterol total kurang dari 200 mg/dl, dengan kadar LDL kurang dari 100 mg/dl. Anda disebut dalam kondisi bahaya jika kadar kolesterol mencapai 160 mg/dl untuk LDL, atau kadar kolesterol total mencapai 240 mg/dl.

Kolesterol Ternyata Bermanfaat

Keberadaan kolesterol di dalam darah ternyata sangat dibutuhkan tubuh. Ada beberapa fungsi vital dari kolesterol, diantaranya :

  1. Sebagai pelindung ideal bagi sel tubuh karena kolesterol merupakan lemak yang bersifat kaku.
  2. Koleterol merupakan bahan utama pembuatan vitamin D alami dalam tubuh. Kolesterol (7-dehidrokolesterol) akan dibawa ke dalam kulit untuk diubah jadi calcitriol, senyawa yang akan disalurkan ke hati dan ginjal untuk diubah jadi vitamin D.
  3. Kolesterol merupakan bahan utama pembuatan hormon, termasuk hormon testosteron, estrogen, progesteron, kortisol dan aldosteron.
  4. Kolesterol berperan penting dalam membentuk asam empedu, yang berfungsi sebagai pemecah lemak makanan agar mudah diserap tubuh dan digunakan sebagai sumber energi.
  5. Kolesterol berfungsi mengatur dan melindungi sel otak dari kerusakan.

Dengan segala manfaat tersebut, mulai sekarang Anda jangan alergi lagi dengan kolesterol. Fokus Anda sekarang adalah, turunkan kolesterol jahatnya, dan tingkatkan kolesterol baik dengan cara konsumsi makanan sehat, olahraga secara teratur, jauhi stres, berhenti merokok dan hindari minuman beralkohol.

Share to