Lagi Menstruasi Nggak Boleh Minum Minuman Dingin, Mitos atau Fakta?

Selasa, 19 November 2019 Share to
Lagi Menstruasi Nggak Boleh Minum Minuman Dingin, Mitos atau Fakta?

Adalah hal normal bagi perempuan akil balig atau cukup umur mengalami menstruasi (haid). Itu berarti tubuh Anda sedang berkembang dan menjadi tanda kalau kemungkinan mengandung janin sudah ada. 

Setiap bulannya akan ada sel telur yang dilepaskan ovarium sebagai cikal bakal pembuahan (ovulasi). Apabila ada sperma yang masuk ke rahim dan berhasil membuahi, maka kehamilan terjadi. Akan tetapi kalau tidak, sel telur bakal luruh bersama dinding rahim yang lantas keluar sebagai darah haid.

Meski informasi menstruasi sudah bisa diakses dengan mudah lewat smartphone, faktanya masih ada perempuan yang mempercayai sejumlah mitos terkait haid. Salah satunya adalah minuman dingin yang bakal membekukan darah. Lantas, benarkah minuman dingin bisa begitu berbahaya bagi perempuan yang sedang menstruasi?

Efek minuman dingin dan menstruasi

Siklus menstruasi yang dialami perempuan diatur serta dipengaruhi kadar estrogen dan progestoren. Keseimbangan dua hormon tersebut yang akan berdampak pada kondisi fisik maupun psikis Anda. Jadi, keterlibatan minuman dingin yang konon dapat membekukan darah jelas tak ada.

Namun, masih ada beberapa mitos yang dipercaya. Misalnya, air dingin berisiko memicu kram bahkan memperparahnya. Sementara faktanya sampai sekarang belum ada studi ilmiah yang bisa membuktikan anggapan tersebut. Selain itu, tubuh manusia pada dasarnya mempunyai mekanisme untuk mengatur suhu internal dan minuman dingin tak akan serta-merta mengubahnya.

Ketika Anda mengonsumsi minuman dingin, temperatur pada minuman tersebut akan berubah kala masuk ke sistem cerna. Lambung lantas akan menyesuaikannya bersama minuman dan makanan lain. Hal inilah yang lantas menyanggah mitos pembekuan darah pada perempuan yang sedang haid.

Minuman yang sebaiknya dihindari saat haid

Dari sini, sudah jelas bukan kalau minuman dingin faktanya tak akan membahayakan siklus haid Anda? Di sisi lain, ada beberapa jenis minuman yang sebaiknya Anda hindari selama periode tersebut. Misalnya konsumsi minuman alkohol yang perlu dibatasi agar tak mengacaukan siklus menstruasi.

Kemudian, bagi Anda yang punya riwayat gangguan sistem cerna seperti asam lambung sebaiknya menghindari minuman yang berpotensi memicunya. Beberapa di antaranya adalah teh, kopi, cokelat, dan minuman bersoda. Konsumsi berlebihan akan membuat kram perut yang sering kali dialami selama menstruasi semakin parah. Tak jarang perempuan merasakan keluhan lain seperti perut kembung dan mual akibat minuman-minuman tersebut.

Ada baiknya Anda memperbanyak air putih untuk membantu tubuh lebih relaks. Smoothie dan jus tanpa pemanis seperti gula pun dianjurkan untuk menstabilkan hormon. Dampingi juga dengan olahraga dan istirahat yang cukup untuk meredakan nyeri dan kram.

Sudah jelas, kan, kalau minuman dingin tak membawa dampak berbahaya pada siklus menstruasi? Mudah-mudahan informasi ini juga membantu Anda melewati haid!

Share to