Makan Sebelum Tidur Berpengaruh Pada Diabetes, Benarkah?

Selasa, 28 Januari 2020 Share to
Makan Sebelum Tidur Berpengaruh Pada Diabetes, Benarkah?

Salah satu kebiasaan buruk yang masih sering kita lakukan adalah langsung tidur setelah makan. Walaupun sudah tahu bahwa hal ini bisa membahayakan kesehatan, rasa kantuk yang tidak bisa lagi ditahan setelah kenyang makan membuat tidak sedikit dari kita yang akhirnya menyerah dan akhirnya memejamkan mata.

Sering tidur setelah makan berisiko membuat kita lebih rentan mengalami masalah berat badan. Bahkan, ada orang yang mengatakan bahwa terlalu sering melakukan hal ini bisa membuat kita lebih rentan terkena diabetes.

Apakah anggapan tersebut benar?

Faktanya, tidur setelah makan memang bisa memberikan efek buruk seperti berat badan yang naik dengan cepat. Bahkan tidak sedikit orang yang mengaku mendapat masalah obesitas karena kebiasaan buruk ini. Yang jadi masalah adalah, tidak cuma membuat berat badan naik dan penampilan tubuh akhirnya menjadi kurang menarik, obesitas juga berisiko berlanjut menjadi masalah kesehatan atau penyakit lainnya.

Proses pencernaan makanan yang tidak berlangsung dengan lancar karena tubuh berada dalam kondisi tidur bisa berefek pada semakin menumpuknya lemak di dalam tubuh. Semakin banyak lemak yang ada dalam tubuh bisa membuka gerbang dari hadirnya penyakit diabetes, salah satu penyakit paling mengerikan di dunia.

Tak Cuma Diabetes, Risiko Stroke Juga Meningkat

Selain diabetes, penyakit mengerikan lain yang bisa muncul kalau sering langsung tidur setelah makan adalah meningkatnya resiko terkena stroke. Fakta ini didapatkan dari hasil penelitian yang dilakukan pakar kesehatan dari University of Ioannina Medical School yang ada di negara Yunani. Dari 500 partisipan penelitian yang dicek kondisi kesehatan dan kebiasaan makannya, terungkap fakta bahwa mereka yang punya jarak paling dekat antara waktu makan dan waktu tidur memiliki resiko lebih besar terkena penyakit stroke.

Melihat fakta ini, ada baiknya jika kita selalu berikan jeda antara waktu makan dan waktu tidur sekitar 2-3 jam, sehingga tubuh tidak mengalami kenaikan berat badan ataupun terkena penyakit mengerikan, seperti diabetes dan stroke.

Share to