Saya Perempuan dan Ayah saya Diabetes, Pasti Kemungkinan Saya Diabetes Besar. Benarkah?

Kamis, 17 Oktober 2019 Share to
Saya Perempuan dan Ayah saya Diabetes, Pasti Kemungkinan Saya Diabetes Besar. Benarkah?

Mendengar vonis diabetes yang dijatuhkan pada orang tua pastinya akan memberatkan bagi banyak pihak, terutama anak-anaknya. Anda akan dihadapkan pada berbagai kenyataan baru, dari perawatan ekstra untuk orang tua hingga kemungkinan mengidap penyakit serupa suatu hari nanti.

Ya, peluang seseorang terserang diabetes lebih besar apabila penyakit tersebut sudah menjadi riwayat keluarga. Risikonya semakin besar bagi perempuan, mengingat hormon tubuh mereka cenderung tidak stabil dan mempengaruhi atau dipengaruhi kadar gula darah. Jadi, kalau ayah Anda kebetulan punya diabetes, ada baiknya Anda berhati-hati dan mulai melakukan antisipasi sedini mungkin.

Peluang diabetes dari faktor keturunan

Diabetes terbagi menjadi dua tipe, yakni diabetes tipe 1 dan tipe 2. Faktor penyebabnya pun beragam, dari gaya hidup, pola makan, hingga paparan radikal bebas. Namun, faktor genetik adalah pemicu yang lumayan ditakuti dalam sebuah keluarga. Karena menurut dr. Lusiana Kurniawati, SpPD yang bekerja untuk MeetDoctor, anak dengan seorang ayah yang mengidap diabetes tipe 1 punya peluang terkena gangguan yang sama sebesar 0,06%.

Kemudian, ibu dengan diabetes tipe 1 dan melahirkan anak saat usianya masih di bawah 25 tahun akan ‘mewariskan’ penyakit tersebut dengan peluang 0,04%. Namun, kalau Anda melahirkan di atas usia 25 tahun, maka risikonya berkurang hingga 0,001%. Peluang akan naik dua kali lipat apabila salah satu orang tua Anda sudah mengidap diabetes sebelum usianya menginjak 11 tahun. Sementara itu peluang diabetes akan menyentuh persentase hingga 0,25% kalau kedua orang tua Anda punya kencing manis.

Kemungkinan Anda terkena diabetes tipe 2 dari faktor keturunan juga tetap akan ada. Jika orang tua Anda divonis mengidap diabetes tipe 2 sebelum usianya memasuki 50 tahun, maka risiko Anda akan menyentuh 0,14%. Lantas kalau diagnosis jatuh saat orangtua Anda berusia di atas 50 tahun, maka peluangnya menjadi 0,8%.

Pencegahan diabetes akibat riwayat keluarga

Anda mungkin was-was setelah membaca informasi di atas. Kendati peluang dari riwayat keluarga cukup besar, bukan berarti Anda tak bisa mencegahnya. Ada berbagai tindakan yang bisa dilakukan sebelum Anda benar-benar menerima diagnosis diabetes dari dokter. Sebut saja dengan menjaga berat badan, berolahraga, dan mengatur asupan makan sehat.

Akan lebih baik apabila orang tua melakukan screening diabetes pada anak-anaknya sebelum mereka berusia 10 tahun atau menjelang pubertas. Screening dapat dilakukan menjadi dua tahun sekali apabila anak berisiko menderita obesitas, gejala resistensi insulin (pelemakan hati, hipertensi, dan dislipidemia), ada kerabat yang punya diabetes, kenaikan gula darah setelah makan, serta konsumsi obat antipsikotik.

Di sisi lain, Anda juga harus mewaspadai gejala seperti mudah haus dan lapar, sering buang air kecil, peradangan, hingga perubahan berat badan drastis.

Share to