Apa Hubungannya Diabetes dan Pikun?

Rabu, 18 September 2019 Share to
Apa Hubungannya Diabetes dan Pikun?

Diabetes atau kencing manis merupakan gangguan kesehatan yang melibatkan tingginya kadar gula darah (glukosa) dalam tubuh. Kompleksitas dalam penyakit ini membuat orang-orang tak menyadarinya sampai mencapai level kronis. Salah satu hal mengejutkan yang tidak diketahui banyak orang adalah hubungan diabetes dengan Alzheimer, penyakit yang biasanya ditandai pikun (lupa ingatan).

Berdasarkan studi dari jurnal Neurology, para penderita diabetes tipe 2 rentan terkena risiko tangles pada otak, yakni serat-serat protein pada otak yang seakan-akan menyusut. Kondisi ini lebih sering dijumpai pada penderita Alzheimer. Lantas, apa lagi hal-hal yang menghubungkan diabetes dengan kepikunan?

Hubungan diabetes dengan kepikunan

Sejumlah studi dilaksanakan untuk menemukan pemicu penyakit Alzheimer yang datang dari diabetes. Seperti yang Anda ketahui, penderita diabetes mempunyai resistensi terhadap insulin. Sementara insulin dibutuhkan tubuh untuk mengubah glukosa jadi sumber energi yang nantinya didistribusikan ke organ vital serta jaringan tubuh. Akan tetapi, saat sel-sel tubuh tak bisa memakai insulin, maka hal tersebut akan mempengaruhi otak. Otak Anda pun tak bisa bekerja secara maksimal.

Menurut data yang disitat dari Alzheimer’s Association, tingginya kadar gula atau insulin berlebih akan memberikan dampak negatif terhadap otak. Sebut saja peradangan atau inflamasi yang memperbesar risiko penyakit Alzheimer. Kadar insulin berlebih juga akan mengganggu susunan biokimia dalam otak yang bakal mencederai sel-sel organ vital tersebut.

Diabetes dinilai meningkatkan risiko stroke hingga penyakit jantung yang menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah maupun jantung. Efek samping inilah yang berkaitan dengan kecenderungan terjadinya penyakit Alzheimer.

Mencegah kepikunan pada penderita diabetes

Dari penjelasan di atas, Anda bisa simpulkan bahwa kerusakan pada pembuluh darah menjadi salah satu penghubung kuat di antara diabetes dengan penyakit Alzheimer. Namun, bukan berarti Anda tidak bisa mencegahnya. Berikut ini ada beberapa cara yang dapat diterapkan untuk menghalau kepikunan apabila seseorang didiagnosis diabetes.

  • Mengontrol kadar gula darah. Pemeriksaan rutin adalah langkah yang paling direkomendasikan, bahkan kalau Anda tidak menderita diabetes. Jadi saat dokter menemukan gejala diabetes, Anda bisa langsung mendapatkan penanganan medis sejak dini;
  • Rutin berolahraga. Tubuh yang jarang melakukan latihan fisik rentan terkena diabetes. Maka dari itu, pastikan Anda berolahraga secara rutin agar sel-sel tubuh dapat menggunakan insulin secara maksimal. Latihan fisik juga bakal membantu Anda mengontrol kadar gula darah maupun insulin;
  • Mengonsumsi obat khusus diabetes. Studi menyebutkan sekitar 15.000 manula yang menderita diabetes dan mengonsumsi metformin punya risiko mengalami penyakit Alzheimer lebih ringan dibandingkan mereka yang tidak. Di sisi lain, mereka harus mendapatkan kontrol penuh dari dokter.

Semoga informasi ini membantu Anda melindungi diri dari diabetes maupun kepikunan sejak dini, ya!

Share to