Boleh Nggak Sih Pengidap Diabetes Makan Mie Instant, Bagaimana Takarannya?

Rabu, 6 November 2019 Share to
Boleh Nggak Sih Pengidap Diabetes Makan Mie Instant, Bagaimana Takarannya?

Urusan makan kadang bikin pengidap diabetes stres, sebab pasti ada makanan favorit yang jadi pantangan. Makanan instan seperti mi adalah salah satu jenis yang lumayan dicemaskan. Padahal mi instan sering dijadikan sebagai solusi pengganjal perut.

Kandungan karbohidrat tinggi serta rendahnya protein, serat, dan vitamin membuat mi instan kurang bersahabat buat penderita diabetes. Namun, benarkah mereka memang tak boleh menyantapnya? Jika masih boleh, bagaimana cara menyiasatinya?

Konsumsi mi instan bagi penderita diabetes

Berdasarkan American Diabetes Association, pengidap diabetes sebenarnya masih bisa menyantap makanan kaya karbohidrat seperti mi instan. Hanya saja harus dibatasi mengingat asupan karbohidrat berlebih akan meningkatkan kadar gula darah dan memperparah penyakit tersebut.

Oleh karena itu pengidap diabetes disarankan makan mi instan dalam porsi sedang. Seimbangkan dengan olahraga teratur, konsumsi insulin atau obat diabetes oral yang diresepkan dokter. Langkah-langkah ini dinilai bakal menjaga asupan kalori dan dapat diterapkan saat Anda menyantap makanan-makanna lainnya.

Tip makan mi instan buat penderita diabetes

Supaya mi instan yang Anda santap tak memberikan efek samping, simak tip berikut ini!

  • Pilih mi instan kaya serat

Sebagian besar mi yang beredar di pasaran terbikin dari tepung putih yang berpotensi meningkatkan gula darah. Sebagai solusinya, Anda dapat ganti dengan mi instan kaya serat yang terbuat dari tepung whole grain, kacang hijau, atau quinoa. Selain membuat Anda kenyang lebih lama, bahan-bahan ini pun bakal menjaga gula darah supaya tak mendadak melonjak.

  • Jangan gunakan bumbunya

Ternyata, bumbu mi instan memiliki kandungan natrium tinggi, bahkan melebihi batas yang dianjurkan Dietary Guidelines for American 2015-2020. Natrium berlebih juga berbahaya untuk tekanan darah. Anda bisa menggunakan penyedap rasa alami seperti ketumbar, cabe segar, atau kecap ikan. Jadi, mi instan yang Anda masak tetap akan enak.

  • Tambah sayur dan sumber protein

Menambahkan sayur dan sumber protein akan membuat mi instan racikan Anda lebih sehat. Beberapa bahan yang dapat Anda masukkan mencakup irisan dada ayam, telur, sawi, brokoli, dan minyak zaitun. Bahan-bahan tersebut selain memperkaya rasa dan tekstur bakal memenuhi kebutuhan Anda akan lemak tak jenuh, protein, dan karbohidrat.

  • Membatasi porsi makan

Porsi adalah hal penting yang sebaiknya tak boleh Anda lewatkan. Mi instan yang dimakan berlebihan, apalagi kalau sampai setiap hari, akan memperburuk diabetes yang Anda derita. Sejumlah penelitian pun menyebutkan tiga porsi mi instan per minggu sebenarnya sudah terlalu banyak. Sebaiknya Anda kurangi jadi dua atau satu kali seminggu.

Tidak sulit, kan, mengatur porsi dan konsumsi mi instan meski Anda mengidap diabetes? Apalagi Anda bisa menggantinya dengan mi organik yang lebih aman.

Share to