Gejala dan Penyebab Gangguan Saraf Mata, Glaukoma

Sabtu, 6 Juni 2020 Share to
Gejala dan Penyebab Gangguan Saraf Mata, Glaukoma

Glaukoma merupakan kerusakan saraf mata yang bisa menyebabkan gangguan penglihatan dan kebutaan. Kerusakan pada saraf mata ini terbagi menjadi dua, ada glaukoma sudut terbuka (jenis yang paling sering terjadi), glaukoma sudut tertutup, glaukoma tekanan normal, glaukoma kongenital dan glaukoma sekunder. 

 

Penyebab Glaukoma

Umumnya, glaukoma terjadi karena tingginya tekanan bola mata. Saraf mata merupakan sekumpulan serat saraf yang menghubungkan retina ke organ otak. Ketika saraf mata rusak, sinyal yang menyampaikan apa kita lihat ke otak menjadi bermasalah atau terganggu. Jika dibiarkan, secara perlahan hal ini bisa menyebabkan terjadinya kebutaan.

Gejala Glaukoma

Gejala glaukoma tergantung dari jenis glaukoma yang diderita. Berikut penjelasannya.

 

  • Glaukoma sudut terbuka: Awalnya mungkin terlihat blind spot yang berupa area kecil pada penglihatan tepi atau pusat. Keluhan yang muncul bisa berupa seperti penglihatan yang mengerucut ke depan seperti terowongan atau melihat titik kehitaman yang selalu mengikuti gerakan bola mata.

 

  • Glaukoma sudut tertutup: Gejala yang muncul adalah sakit kepala berat, nyeri mata, mual dan muntah, penglihatan kabur, dan mata merah.

 

  • Glaukoma kongenital (bawaan lahir): Kondisi tekanan pada bola mata ini terjadi pada bayi yang baru lahir. Anda dapat mengetahuinya dalam setahun pertama sejak anak lahir. Untuk mengatasinya, kontrol ke dokter spesialis anak secara teratur sangat disarankan.

 

  • Glaukoma sekunder: Disebabkan oleh penyakit lain dengan gejala dan tanda yang mirip dengan glaukoma lainnya.

 

Jika Anda atau orang yang Anda kenal memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala diatas, segeralah konsultasi dengan ahlinya, yaitu dokter mata.

Share to