Hindari Makanan ini Biar Nggak Hipertensi

Senin, 12 November 2018 Share to
Hindari Makanan ini Biar Nggak Hipertensi

American Heart Association dan U.S. Dietary Guidelines merekomendasikan agar Anda membatasi asupan natrium sebesar 2300 mg per hari dan untuk Anda yang menderita tekanan darah tinggi dibatasi hanya 1500 mg natrium per hari.

Selain garam, makanan berikut ini sebaiknya juga Anda hindari karena dapat memicu darah tinggi, terutama jika Anda mempunyai hipertensi.

Makanan kalengan

Agar usia simpannya lebih lama, makanan kalengan, seperti kornet, ikan kaleng, dan lainnya biasanya diberi garam yang cukup tinggi. Tidak heran jika saat diperiksa, kandungan natrium dalam makanan kaleng ini sangat tinggi.

Selain makanan kalengan, golongan forzen food seperti sosis dan nugget pun sama-sama mengandung garam yang cukup tinggi. Jika dikonsumsi jangka panjang, makanan ini bisa menyebabkan hipertensi.

Fast food

Selain mengandung sedikit nutrisi, fast food atau makanan cepat saji, seperti pizza, mie instant, ayam goreng, kentang goreng, hamburger, dan lainnya, mengandung garam yang cukup tinggi.

Selain itu, makanan cepat saji pun mengandung kolesterol yang cukup tinggi, dan berpotensi menyumbat aliran darah, hingga akhirnya menyebabkan hipertensi. Jika dikonsumsi dalam jangka panjang, makanan-makanan ini pun meningkatkan risiko stroke dan serangan jantung.

Kulit ayam

Di balik rasanya yang sangat gurih, kulit ayam ternyata sangat berbahaya karena mengandung lemak jenuh dan lemak trans yang sangat tinggi. Konsumsi kulit ayam secara berlebih bisa meningkatkan kadar kolesterol dalam darah, apalagi jika kulit ayam ini diolah dengan cara digoreng.

Selain kulit ayam, Anda pun harus mewaspadai jeroan, seperti usus, otak dan ati ampela. Makanan-makanan ini meningkatkan risiko hipertensi dan penyakit jantung koroner.

Makanan dan minuman dengan pemanis buatan

Makanan dan minuman dengan pemanis buatan, seperti teh kemasan, sirup dan jus kemasan, beriko meningkatkan hipertensi hingga 36 persen. Hal ini bahkan dibuktikan lewat penelitian yang dipublikasikan dalam British Medical Journal di tahun 2014.

Selain itu, penelitian yang sama pun menyebut jika makanan dan minuman dengan pemanis buatan meningkatkan risiko obesitas, diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.

Energy drink

Energy drink mengandung kafein yang sangat tinggi, dan stimulan lainnya yang berfungsi untuk meningkatkan stamina. Tapi hati-hati, kandungan kafeinnya yang sangat tinggi dapat menghambat pelepasan hormon adenosin, yang bertugas menjaga pembuluh darah tetap melebar.

Jika dikonsumsi secara berlebih, minuman ini bisa menyebabkan pembuluh darah menyempit dan, menyebabkan hipertensi, serangan jantung dan pecah pembuluh darah.

Share to