Kolesterol Juga Bisa Terjadi Pada Anak, Ini Gejalanya

Kamis, 8 November 2018 Share to
Kolesterol Juga Bisa Terjadi Pada Anak, Ini Gejalanya

Banyak yang menduga jika masalah kolesterol tinggi hanya akan terjadi pada mereka yang sudah lanjut usia. Padahal faktanya, kolesterol tinggi bisa menimpa siapa saja, baik Anda yang masih berada di usia produktif, hingga mereka yang masih dalam kategori anak-anak.

Menurut Dr. Irwin Benuck, pakar kesehatan anak dari Ann & Robert H. Lurie Children’s Hospital of Chicago, Amerika, menjelaskan ada beberapa kondisi yang menyebabkan anak mengalami kolesterol tinggi, diantaranya karena :

  1. Faktor genetik yang diturunkan dari orangtua kepada anaknya. Kasus ini merupakan yang terbesar terkait kolesterol tinggi pada anak.
  2. Pola makan yang tidak sehat, seperti terlalu banyak mengonsumsi makanan tinggi gula, makanan yang digoreng, makanan tinggi lemak dan lainnya.
  3. Anak mengalami obesitas, baik karena pola makan yang buruk hingga kurangnya aktivitas fisik yang mereka lakukan.

Dari semua faktor di atas, orangtua berperan besar dalam membuat kolesterol anak meningkat. Untuk itu, Anda disarankan untuk terus memonitor kondisi kesehatan Si Kecil.

Bagaimana gejala kolesterol tinggi pada anak-anak?

Tidak ada gejala khusus yang menunjukan anak-anak memiliki kolesterol tinggi. Hanya saja, Centers for Disease Control and Prevention, menyarankan agar Anda membawa anak-anak untuk melakukan skrining kolesterol saat usianya mencapai 9-11 tahun.

Pemeriksaan kolesterol ini bisa, atau bahkan sangat disarankan dilakukan lebih awal jika orangtua memiliki riwayat masalah kolesterol, penyakit jantung, dan hipertensi.

Setelah dilakukan pemeriksaan, berdasarkan data dari National Cholesterol Education Program (NCEP), Anda bisa menentukan anak memiliki kolesterol tinggi atau tidak jika :

  1. Kolesterol Sangat Tinggi, jika kolesterol total anak 200 mg/dL atau lebih, dengan kadar LDL sebesar 130 mg/ dL atau lebih. Program penurunan kolesterol wajib dilakukan, dan harus didampingi oleh tenaga profesional. Terkadang, obat-obatan sangat dibutuhkan.
  2. Kolesterol Tinggi, jika kolesterol total anak antara 170-199 mg/dL, dengan kadar LDL antara 110-129 mg/dL. Program penurunan kolesterol wajib dilakukan, meskipun bisa dilakukan dengan terapi di rumah tanpa obat-obatan.
  3. Kolesterol normal, jika kadar kolesterol total anak kurang dari 170 mg/ dL, dengan kadar LDL kurang dari 110 mg/ dL.

Untuk mencegah anak memiliki kolesterol tinggi, sangat disarankan agar Anda mendorong mereka untuk mengonsumsi makanan sehat, dan memperbanyak aktivitas fisik. Untuk pemberian obat penurun kolesterol, harus sesuai dengan resep dokter.

Share to