Minum Obat Hipertensi Jadi Sering Buang Air Kecil, Ini Sebabnya

Jumat, 13 Maret 2020 Share to
Minum Obat Hipertensi Jadi Sering Buang Air Kecil, Ini Sebabnya

Hipertensi adalah penyakit yang banyak di derita masyarakat Indonesia bahkan di dunia, penderita penyakit ini juga jumlahnya selalu bertambah tiap tahunnya data dari World Health Organization (WHO) pada tahun 2015 sekitar 1,3 miliar orang menderita hipertensi, itu artinya 1 dari 3 orang di dunia menderita hipertensi.

Penanganan penyakit hipertensi sendiri juga dapat dilakukan dengan cara tanpa obat atau juga dengan obat-obatan. Untuk penanganan hipertensi tanpa pbat dapat dilakukan dengan menjaga pola makan dan juga olahraga yang cukup antara lain Mengurangi konsumsi garam dan mulai konsumsi banyak sayur dan buah-buahan juga hentikan merokok serta minum-minuman-beralkohol serta lebih aktif yang berarti olahraga yang cukup.

Untuk penanganan dengan obat disarankan untuk konsultsi dengan dokter, namun dalam pengobatan hipertensi yang cukup banyak digunakan adalah obat Diurentik atau hidrochlortiazide (HCT) dan furosemide. Obat ini hanya bisa di dapatkan sesuai dengan resep dari dokter, Obat diurentik terbukti secara klinis dan direkomendasikan sebagai obat penanganan penyakit hipertensi.

Selama menkonsumsi obat ini penderita hipertensi akan merasakan efek samping yaitu gampang sekali buang air kecil, itu adalah hal yang wajar karena obat ini akan membantu membuang garam natrium lewat urine. Karena salah satu cara menjaga tekanan darah adalah dengan konsumsi garam dan obat ini yang membantu keluarnya. Jadi pastikan meminum obatnya dengan teratur dan minum sebelum malam agar tidur tidak terganggu karena harus buang air kecil ya.

Share to