Penyebab Utama Diabetes Bukan Hanya Karena Gula

Rabu, 15 Januari 2020 Share to
Penyebab Utama Diabetes Bukan Hanya Karena Gula

Selama ini banyak orang, mungkin salah satunya adalah Anda, yang mengira bahwa penyakit diabetes disebabkan karena mengasup makanan manis terlalu banyak. Padahal hal ini tidak sepenuhnya benar dan penyebab diabetes bukan hanya karena gula.

Lalu, apalagi penyebab utama diabetes selain gula?

Menurut dr.Budiman Darmowidjojo, Sp.PD,  diabetes melitus tidak berhubungan dengan kebanyakan makan gula. Seseorang didiagnosis diabetes saat tubuhnya tidak cukup memproduksi insulin atau tidak memakai insulin yang ada dengan benar. dr.Budiman Darmowidjojo menjelaskan, tidak benar kalau penyakit ini muncul karena kebanyakan makan makanan manis. Faktor yang menyebabkan tingginya jumlah penderita adalah karena adanya perubahan pola makan menjadi tinggi lemak dan kurangnya melakukan aktivitas fisik. 

Hubungan penyakit ini dengan gula mungkin berasal dari kenyataan bahwa penderita diabetes memang harus membatasi asupan gula mereka. Membatasi asupan gula memang benar, tapi yang harus dibatasi penderita diabetes sebenarnya bukan hanya gula, namun total kalori karena sebagian besar yang kita makan untuk dijadikan energi akan diubah menjadi glukosa.

Pada penderita diabetes, jika pola makan yang tidak terkontrol bisa meningkatkan kadar glukosa. Pada mereka yang sehat, glukosa akan secara otomatis diserap oleh sel-sel. Tubuh akan memanfaatkan insulin yang dihasilkan oleh sel B pankreas untuk membuka reseptor sel sehingga glukosa bisa masuk. Namun, pada orang yang menderita diabetes, biasanya akan terjadi resistensi insulin sehingga gula darah tidak dapat masuk. Gula yang berlebih ini kemudian terkumpul dalam aliran darah dan dalam jangka panjang akan menyebabkan komplikasi. Sejatinya yang berbahaya bukan gula darah yang tinggi, namun komplikasi yang ditimbulkannya.

Perbaiki pola makan!

Salah satu cara paling efektif untuk menghindari diabetes adalah dengan selalu menjaga berat badan tetap normal, melakukan olahraga secara teratur, dan memperbaiki pola makan. Lakukanlah pola makan sehat yang fokusnya pada buah-buahan dan sayuran. Penelitian dimuat dalam American Journal of Epidemiology, menunjukkan untuk setiap kelebihan 40 gram lemak yang Anda makan dalam sehari, resiko untuk mengalami diabetes meningkat tiga kali lipat.

Dan bila Anda sudah menderita diabetes, Anda berpeluang besar mengalami komplikasi. Hal ini bisa terjadi karena lemak tubuh membuat sel-sel menolak insulin Penderita diabetes disarankan untuk makan setiap 4 atau 5 jam dengan porsi sedikit. Yang penting adalah mengatur kalori total namun ingat penderita diabetes tetap disarankan untuk berhati-hati dalam mengkonsumsi gula. Sebagai pengganti yang lebih sehat,  Anda bisa mengonsumsi buah-buahan dengan rasa manis atau pemanis buatan rendah kalori.

Saat ini belum ada obat untuk mengobati diabetes. Itu sebabnya sayangi diri Anda dengan selalu menjaga gaya hidup yang sehat setiap hari.

Share to