Rasa Pegal di Tengkuk Gejala Kolesterol, Benarkah?

Selasa, 21 Januari 2020 Share to
Rasa Pegal di Tengkuk Gejala Kolesterol, Benarkah?

Tidak cuma sakit kepala di sebelah kanan yang sering dianggap dianggap pertanda kadar kolesterol naik oleh banyak orang, rasa pegal di leher bagian belakang juga sering dihubung-hubungkan dengan hal yang sama. Benarkah sakit kepala sebelah kanan dan rasa pegal di area tengkuk adalah tanda kolesterol naik?

Menurut seorang dokter spesialis penyakit dalam bernama dr Franciscus Ari, Sp.PD dari Rumah Sakit Pondok Indah, pegal-pegal bukan tanda kolesterol naik. Dalam sesi tanya jawab soal "Menjaga Kadar Kolesterol Saat Hari Raya" di pada, Jakarta, Kamis (15/6/2017), dr Ari menjelaskan, secara teori tidak berhubungan langsung dengan kolesterol. Kolesterol berada di dalam darah dan itu tidak bisa memunculkan pegal-pegal.

Dokter Ari menambahkan penjelasannya, pegal-pegal di leher (tengkuk) yang dianggap kolesterol naik itu cuma mitos belaka. Untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat, apakah kadar kolesterol naik atau tidak, sebaiknya mengecek ke dokter. Kenapa harus cek ke dokter? Karena harus ada bukti nyata, kalau kolesterol memang naik atau tidak. Anda bisa mengecek kadar kolesterol selama tiga bulan sekali..

Lalu adakah cara yang bisa kita lakukan supaya bisa terhindar dari kadar kolesterol tinggi? Ada caranya dan tidak terlalu sulit untuk dilakukan. Anda cukup berolahraga rutin selama 30-45 menit, seperti lari, jogging, dan jalan kaki. Satu hal yang harus diingat, untuk mencegah kolesterol tinggi, jenis olahraga yang dilakukan harus membuat berkeringat, tanda adanya pembakaran kalori dan lemak di tubuh.

Semoga informasi ini bermanfaat dan jika Anda ingin informasi lebih lengkap tentang kolesterol, Anda bisa berkonsultasi dengan ahlinya, seperti ahli gizi dan dokter.

Share to