Sering Ngantuk pada Wanita, Gejala Apa?

Rabu, 13 November 2019 Share to
Sering Ngantuk pada Wanita, Gejala Apa?

Pada dasarnya, penyebab sering ngantuk, terutama di siang hari, dikarenakan oleh kualitas tidur di malam hari yang tidak maksimal atau buruk. Bisa jadi karena insomnia atau gangguan tidur lainnya, sehingga seseorang tidak bisa beristirahat dengan baik di malam hari.

Berbicara soal gangguan tidur, ternyata wanita cenderung lebih mudah mengalami masalah ini, lho! Bahkan, dalam sebuah penelitian yang melibatkan wanita dewasa, kira-kira 20 persennya mengaku mengalami rasa lelah, ngantuk berlebih, atau keduanya. Sedangkan dari segi usia, wanita yang lebih muda lebih cenderung mengalami masalah tersebut. Hmm, apa penyebabnya, ya?

Penyebab Sering Ngantuk pada Wanita

Ada beberapa alasan yang diindikasi menjadi penyebab rasa ngantuk berlebih pada wanita. Salah satunya adalah siklus reproduksi yang terdiri atas berbagai bagian, dan bagian-bagian tersebut rupanya memberikan tantangan pada wanita agar bisa tetap beristirahat dengan semestinya.

Hal ini dapat dibuktikan dari penuturan para wanita yang merasa kesulitan tidur dalam fase-fase tertentu siklus menstruasi mereka. Di samping itu, kehamilan juga menyebabkan perubahan hormon dan temperatur, serta menyebabkan timbulnya rasa tak nyaman sehingga tidur pun jadi sulit. Kemudian, masih ada penurunan kadar hormon estrogen yang sering dikaitkan dengan menopause dan menyebabkan hot flash yang bisa mengganggu tidur.

Di samping masalah hormonal dan siklus reproduksinya sendiri, masih ada faktor eksternal yang mendorong gangguan tidur penyebab rasa ngantuk berlebih pada wanita, termasuk keluarga dan pekerjaan. Misalnya harus menyusui bayi yang terbangun di malam hari, atau bekerja di shift malam karena harus mengurus rumah dan keluarga di siang hari saat suami bekerja.

Apakah masalah-masalah di atas terdengar familiar bagi Anda? Kalau iya, jangan sampai Anda sepelekan! Wanita yang sering merasa mengantuk perlu berkonsultasi dengan dokter soal masalah ini, terutama jika Anda sering memeriksakan diri secara teratur ke dokter, misalnya secara bulanan. Dengan begitu, dokter bisa merekomendasikan beberapa hal yang bisa membantu Anda memperbaiki kualitas tidur.

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas tidur misalnya dengan mengubah suhu ruangan, mengatur pencahayaan di kamar, stop mengonsumsi kopi di sore hari, mengatur menu makan malam yang ringan, bahkan sampai melakukan berbagai cara untuk mengatasi stres yang timbul dari kesibukan karena harus mengurus keluarga dan bekerja setiap harinya.

Baik itu berkaitan dengan kondisi biologis maupun gaya hidup, jika Anda mengalami gangguan tidur, masalah ini perlu ditangani dengan segera agar Anda bisa kembali beraktivitas seperti baisanya dengan produktif dan bahagia.

Share to