Kolak yang Cocok Untuk Buka Puasa Bagi Penderita Diabetes

Rabu, 19 Juni 2019 Share to
Kolak yang Cocok Untuk Buka Puasa Bagi Penderita Diabetes

Kolak menjadi takjil favorit yang disantap selama bulan Ramadhan. Rasa manis dari gula aren yang berpadu dengan gurih dari santan membuatnya begitu nikmat kala menyentuh lidah. Sayangnya, para penderita diabetes menganggap kolak sebagai hidangan terlarang dan memilih menyantap sajian lain untuk membatalkan puasa.

Namun kenyataannya, kolak tak akan membahayakan nyawa penderita diabetes selama Anda olah dengan cara yang tepat. Apa saja yang harus Anda perhatikan agar sajian berbuka ini aman dimakan?

Kolak aman untuk penderita diabetes

Pada dasarnya, pisang termasuk buah yang aman untuk kesehatan penderita diabetes, jadi tak akan membahayakan saat diolah menjadi kolak. Di sisi lain, Anda harus memperhatikan warnanya. Pisang matang berwarna kuning rupanya berisiko menaikkan gula darah karena kandungan patinya tak cepat diserap tubuh. Sementara pisang hijau dinilai lebih aman, tetapi pastikan juga buahnya tak mentah.

Kemudian, bahan-bahan lain seperti labu kuning dan kolang-kaling juga sama baiknya untuk gula darah dalam tubuh. Pada labu kuning, misalnya, kaya akan vitamin A, vitamin C, zeaxanthin, dan lutein yang bagus untuk diet penderita diabetes. Tak banyak juga yang tahu kalau kolang-kaling mempunyai Indeks Glikemik rendah, sehingga bisa Anda gunakan sebagai salah satu komponen pembuatan kolak.

Resep kolak sehat untuk berbuka puasa

Nah, tak ada alasan lagi untuk berbuka puasa dengan kolak, bukan? Berikut ini ada rekomendasi resep kolak yang bisa Anda olah di rumah dengan menggunakan labu kuning sebagai bahan utama.

Bahan-bahan utama

  • Labu kuning, 250 gram;
  • Kolang-kaling, 100 gram (pelengkap);

Bahan-bahan kuah gula

  • Santan, 800 ml;
  • Daun pandan, 2 lembar;
  • Garam, ½ sendok teh;
  • Gula merah, 150 gram.

Langkah-langkah membuat kolak labu kuning

  1. Pertama, siapkan panci dan masukkan air bersama santan. Aduk dalam api sedang secara konsisten supaya santan tidak pecah;
  2. Selanjutnya, tambahkan potongan labu kuning, daun pandan, dan kolang-kaling. Aduk kembali sampai tekstur labu menjadi empuk;
  3. Tuangkan garam dan gula merah, lalu aduk lagi sampai semua bahan tercampur dan kuahnya berubah warna menjadi kecokelatan. Anda juga bisa menggunakan gula aren sebagai pengganti;
  4. Cicipi kuah kolak sebelum diangkat. Anda dapat tambahkan gula atau garam apabila rasanya belum sesuai selera;
  5. Kolak labu kuning kolang-kaling siap disajikan untuk berbuka!

Selamat memasak takjil enak dan sehat!

Share to