Mengatasi Glaukoma dengan Kondisi Hipertensi

Rabu, 4 September 2019 Share to
Mengatasi Glaukoma dengan Kondisi Hipertensi

Anda pasti sudah tidak ragu lagi kalau tekanan darah tinggi alias hipertensi bisa sebabkan masalah kesehatan lainnya yang lebih serius. Akan tetapi, tahukah Anda kalau hipertensi juga bisa tingkatkan risiko glaukoma? Untuk memahami hubungan antara keduanya dengan lebih baik serta cara mengatasinya, yuk simak penjelasannya berikut ini!

Risiko Glaukoma dan Hipertensi

Glaukoma merupakan penyakit yang bisa mengakibatkan kerusakan pada penglihatan karena memengaruhi saraf optik penderitanya. Dalam saraf optik, terdapat lebih dari 1 juta serabut saraf untuk menghubungkan mata dan otak. Lewat saraf ini, informasi visual dari mata lantas dikirim ke otak, sehingga seseorang dengan kondisi penglihatan sehat pun dapat melihat suatu objek dengan jelas. Akan tetapi, jika ada tekanan berlebih pada mata, lapisan serat saraf ini bisa mengalami kerusakan. Apalagi pada penderita glaukoma, yang bahkan bisa berujung pada kebutaan permanen.

Seperti yang dilansir dari Verywell Health, hipertensi merupakan salah satu faktor penting yang dapat memicu meningkatnya risiko seseorang menderita glaukoma. Sebab, peningkatan tekanan darah rupanya bisa mengakibatkan terjadinya penebalan pada dinding pembuluh darah di retina, lho!

Kalau penebalan ini terjadi, akibatnya adalah terjadinya penyempitan pembuluh darah, yang berujung pada berkurangnya aliran darah menuju retina. Lama-kelamaan, kerusakan yang terjadi pada pembuluh darah di retina ini pun bisa merusak saraf optik dan mengakibatkan glaukoma.

Mencegah Glaukoma pada Penderita Hipertensi

Kunci penting dalam mencegah glaukoma pada seseorang yang sudah terlanjur menderita penyakit tekanan darah tinggi adalah untuk mengendalikan tekanan darah dan menurunkan secara perlahan. Hal ini dapat dilakukan lewat penerapan gaya hidup yang lebih sehat, seperti beberapa langkah berikut ini.

  1. Batasi konsumsi garam (natrium)

Anda pasti sudah tahu kalau konsumsi garam memang harus ditekan jika Anda atau seseorang menderita penyakit darah tinggi. Pasalnya, natrium di dalam garam bisa meningkatkan tekanan darah dengan cara membuat tubuh jadi menyimpan cairan berlebih.

Idealnya, konsumsi natrium sehari-hari adalah 1.500 mg per hari untuk penderita hipertensi (2.300 mg untuk orang dewasa normal). Selain itu, hindari juga konsumsi makanan yang punya kandungan natrium tinggi seperti pada makanan kemasan.

  1. Tambah konsumsi kalium

Kalium merupakan salah satu jenis nutrisi yang penting untuk mengatur tekanan darah. Salah satu alasannya adalah kemampuannya dalam memperlambat efek dari natrium di dalam tubuh. Karena itu, Anda yang punya masalah hipertensi perlu cukupi kebutuhan kalium harian dengan mengonsumsi makanan seperti pisang, alpukat, kurma, delima, bayam, brokoli, labu, air kelapa, dan produk olahan susu rendah atau bebas lemak.

  1. Rajin berolahraga

Tak perlu diragukan lagi bahwa berolahraga punya banyak manfaat untuk kesehatan, termasuk bagi para penderita penyakit sekalipun. Apalagi, berolahraga juga bisa bantu kendalikan berat badan serta menurunkan stres.

  1. Stop merokok

Tahukah Anda kalau merokok bisa tingkatkan tekanan darah, meskipun hanya untuk sementara? Belum lagi, kebiasaan yang satu ini pun bisa sebabkan adanya tumpukan plak di dalam arteri, atau kondisi yang disebut sebagai aterosklerosis. Plak ini nantinya bisa menyumbat arteri, yang berarti tekanan darah tinggi pun jadi tak terhindarkan lagi.

  1. Teratur minum obat

Selain mengubah gaya hidup, penderita hipertensi juga perlu teratur mengonsumsi obat yang sudah diresepkan dokter untuk membantu mengendalikan tekanan darah. Dengan begitu, risiko glaukoma pun bisa ditekan. Minumlah obat sesuai dosis yang sudah dianjurkan dokter agar tidak memicu masalah kesehatan lainnya.

Share to