Daging Merah Buruk untuk Kesehatan, Yakin?

Minggu, 3 Januari 2021 Share to
Daging Merah Buruk untuk Kesehatan, Yakin?

Konsumsi daging merah tidak jarang dihubungkan dengan berbagai gangguan kesehatan, seperti kanker dan penyakit jantung. Tetapi, benarkah daging merah seburuk itu untuk kesehatan? Berikut adalah penjelasannya.

Daging merah adalah salah satu sumber protein hewani terbaik karena banyak mengandung mioglobin (protein yang kaya zat besi) ketimbang daging putih. Daging merah biasanya berasal dari sapi, kambing, dan lain sebagainya.

Salah satu dampak buruk daging merah yang sering kali diberitakan adalah bisa meningkatkan resiko munculnya kanker. Dilansir dari laman situs klikdokter.com, riset memang membuktikan adanya hubungan konsumsi daging merah dengan munculnya kanker (khususnya kanker usus besar).

Namun penting untuk diketahui, sampai saat ini belum ada riset yang bisa benar-benar membuktikan bahwa konsumsi daging merah adalah penyebab munculnya kanker. Karena itulah, jangan langsung terburu-buru membuang stok daging merah di rumah karena sejatinya daging merah juga memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk tubuh.

Daging merah merupakan sumber protein yang sangat baik karena 25-30 persen beratnya adalah protein. Protein yang terkandung dalam daging merah diketahui mengandung semua asam amino esensial yang tidak bisa dibentuk sendiri oleh tubuh. Asam amino tersebut hanya bisa didapatkan dari asupan makanan yang salah satunya adalah daging merah.

Tidak hanya protein,  kandungan gizi daging merah lain yang menyehatkan adalah vitamin B3, B12, zinc, dan selenium. Daging merah juga sumber zat besi yang baik dan mudah diserap dibandingkan sumber zat besi yang berasal dari tumbuhan (sayuran). Karena itulah, daging merah sangat baik dikonsumsi oleh wanita, yang cenderung kekurangan zat besi yang bisa mengakibatkan anemia.

Nah, untuk mendapatkan manfaat terbaik dari daging merah sekaligus meminimalisir efek buruknya, kita tetap bisa mengonsumsinya dalam jumlah yang tidak berlebihan. Selain itu, hal yang perlu kita perhatikan selanjutnya adalah pemilihan daging yang segar dan minim lemak dan cara memasaknya agar tubuh mendapatkan manfaat terbaik dari sumber protein hewani tersebut.

Cara memasaknya, sebaiknya hindari memasak daging merah dengan suhu tinggi dan usahakan untuk tidak terlalu sering dibolak-balik. Kalau memungkinkan, hindari paparan langsung antara sumber panas dan daging.

Semoga informasi ini bermanfaat!

 

Referensi: https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3634237/yakin-daging-merah-buruk-untuk-kesehatan-ini-faktanya

Share to