Demam Harus Pakai Selimut dan Baju Tebal? Ini Faktanya

Jumat, 30 Oktober 2020 Share to
Demam Harus Pakai Selimut dan Baju Tebal? Ini Faktanya

Saat terserang demam salah satu hal yang sering kita lakukan dan disarankan oleh banyak orang sejak lama adalah memakai selimut dan baju tebal. Padahal hal ini sebenarnya tidak boleh dilakukan. Kenapa tidak boleh dilakukan? 

Dilansir dari laman situs Intisari Online, jika memakai selimut dan baju tebal, udara tubuh yang panas saat demam justru tidak bisa menguap sehingga suhu tubuh akan naik dan jika sudah suhu tubuh terlalu tinggi pada anak-anak malah bisa kejang (stuip). Rasa dingin dirasakan saat demam adalah karena suhu tubuh sedang naik mendadak.

Ketimbang memakai selimut dan baju tebal, akan lebih baik jika kita menyeka seluruh tubuh dengan kain basah terus-menerus selama 5 - 7 menit. Dengan menguapnya air dari kulit, tubuh pun bisa menjadi lebih dingin sehingga saat itu biasanya suhu tubuh juga mulai turun. 

Selain itu, mereka yang demam bisa diberi obat penurun panas yang bisa membantu mengurangi rasa sakit, pegal, dan sakit kepala. Penderita juga harus diberi minum banyak untuk ikut mendinginkan tubuhnya.

Jika demam sudah diderita lebih dari 2 - 3 hari ada baiknya jika segera ke fasilitas medis terdekat untuk dikonsultasikan ke dokter karena perlu ditentukan penyebabnya. 

 

Referensi: https://intisari.grid.id/read/0383177/catat-pasien-demam-justru-jangan-diselimuti



Share to