Frozen Shoulder Disebabkan Diabetes, Kok Bisa?

Senin, 11 Februari 2019 Share to
Frozen Shoulder Disebabkan Diabetes, Kok Bisa?

Sakit bahu atau frozen shoulder merupakan sebuah kondisi yang cukup umum terjadi di kalangan penderita diabetes. Umumnya, kondisi ini disebabkan karena kerusakan tendon akut, terutama di bagian kapsul yang mengelilingi tendon dan ligamen mengalami penebalan.

Selain itu, diabetes pun bisa menyebabkan pembengkakan dan pengetatan area kapsul tendon ini, sehingga menimbulkan kekakuan dan efek rasa sakit yang sangat menyiksa.

Kenapa diabetes bisa menyebabkan kerusaan tendon?

Kerusakan tendon terjadi karena adanya Advenced Glycation End Products (AGE), semacam zat yang terbentuk ketika protein dan lemak bercampur dengan gula yang berada dalam aliran darah.

Kondisi ini sebenarnya cukup normal, dan tubuh memang akan memproduksi Advenced Glycation End Products secara lambat dan stabil. Tapi karena kadar gula darah yang tinggi, pembentukan Advenced Glycation End Products ini jadi lebih cepat dari kondisi normal.

Kondisi inilah yang akhirnya berpengaruh besar kepada tendon, hingga akhirnya menyebabkan kerusakan tendon, termasuk mempercepat proses penebalan, kekakuan dan pengetatan area kapsul tendon.

Selain frozen shoulder atau nyeri bahu, produksi Advenced Glycation End Products yang tidak terkendali pun bisa menyebabkan banyak masalah kerusakan tendon lainnya, diantaranya:

  1. Carpal tunnel syndrome, yang merupakan kondisi yang membuat Anda akan merasakan sensasi kesemutan, mati rasa dan nyeri di bagian jari tangan.
  2. Kontraktur dupuytren, yang merupakan kondisi ketika jaringan di bawah kulit menciptakan sebuah benang tebal yang menarik jari hingga tertekuk ke dalam.

Bagaimana cara mengatasi masalah ini?

Satu-satunya upaya yang dapat Anda lakukan adalah, dengan mengendalikan kadar gula darah dengan menjalankan gaya hidup sehat, konsumsi makanan sehat (terutama makanan dengan kandungan serat), berolahraga secara rutin, dan rutin periksa kondisi gula darah Anda.

Jika Anda sudah menjalani rutinitas suntik insulin, pastikan terapi ini terus dilakukan sesuai dengan jadwal. Jika rasa sakit di bahu mulai menyerang, Anda bisa mengatasinya dengan mengonsumsi obat penahan rasa sakit. Tapi ingat, obat yang dikonsumsi harus sesuai dengan rekomendasi dokter. Selamat mencoba!

Share to