Gandum Bermanfaat Buat Kolesterol, Mitos atau Fakta?

Rabu, 4 Desember 2019 Share to
Gandum Bermanfaat Buat Kolesterol, Mitos atau Fakta?

Gandum merupakan salah satu jenis biji-bijian utuh (whole grain) yang bisa dimakan secara terpisah maupun ditambahkan dengan berbagai jenis bahan makanan lainnya. Pada awalnya, gandum digunakan sebagai pakan hewan ternak dan di dalam industri malt. Hanya saja, seiring dengan berlalunya waktu dan kesadaran akan kesehatan yang makin tinggi, gandum pun secara perlahan namun pasti ditambahkan ke dalam berbagai jenis diet sehat.

Apalagi, berbagai penelitian telah membuktikan berbagai manfaat kesehatan yang dapat dirasakan dengan menambahkan gandum ke dalam menu makanan sehari-hari. Misalnya peningkatan kesehatan pencernaan serta efek positif pada pasien yang menderita diabetes maupun masalah jantung. Di dalam penelitian-penelitian terkini, gandum bahkan menunjukkan potensi sebagai sumber makanan sehat yang bisa bantu Anda mengendalikan tingkat kolesterol di dalam darah.

Benarkah Gandum Bisa Bantu Kendalikan Kolesterol?

Selain mengandung vitamin dan antioksidan, gandum juga mengandung serat larut (soluble fiber) yang disebut sebagai beta-glucan. Jenis serat yang sangat bermanfaat bagi jantung inilah yang berperan besar dalam membantu menurunkan tingkat kolesterol jahat di dalam darah, dan bisa ditemukan juga di dalam jenis biji-bijian lainnya seperti oat.

Di dalam berbagai penelitian yang meneliti gandum serta beta-glucan, diketahui bahwa konsumsi sekitar 3 sampai 10 gram beta-glucan saja dalam sehari bisa bantu menurunkan kadar kolesterol sebesar 14 sampai 20 persen. Di samping itu, penelitian tersebut juga menunjukkan adanya penurunan kadar kolesterol LDL sebesar 3 sampai 24 persen, serta penurunan trigliserida sebesar 6 sampai 16 persen. Hanya saja, penelitian-penelitian tersebut tidak menunjukkan adanya peningkatan kolesterol HDL alias kolesterol baik dalam jumlah signifikan lewat konsumsi gandum.

Jumlah Konsumsi Gandum yang Dianjurkan

Berdasarkan penelitian yang ada serta Food and Drug Administration (FDA – Badan Pengawas Obat dan Makanan di Amerika), jumlah konsumsi beta-glucan yang dianjurkan adalah 3 gram per hari, terutama untuk memberikan efek yang signifikan dalam menurunkan kadar kolesterol. Secangkir gandum yang sudah matang sendiri mengandung sekitar 2 hingga 2,5 gram beta-glucan. Artinya, untuk efek yang signifikan, Anda perlu mengonsumsi minimal 1 cangkir gandum matang setiap harinya.

Kesimpulan

Gandum menunjukkan adanya kandungan yang menyehatkan bagi jantung dan bisa Anda tambahkan ke dalam menu makanan sehari-hari, terutama jika Anda ingin mengendalikan kadar kolesterol di dalam darah Anda. Di Amerika sendiri, FDA sudah mengakui manfaat kesehatan gandum bagi jantung dengan membolehkan adanya klaim kesehatan disematkan pada kemasan produk gandum yang menyatakan bahwa kandungan serat larut di dalamnya bisa membantu menurunkan risiko penyakit jantung.

Meski demikian, Anda juga perlu mengetahui bahwa sebagian besar penelitian yang menguji efek gandum terhadap kadar kolesterol dilakukan pada para individu yang memiliki kolesterol menengah hingga tinggi. Karenanya, belum diketahui apakah kadar kolesterol bisa diturunkan lagi pada individu yang kadar kolesterolnya sudah berada pada kisaran normal.

Hanya saja, tak perlu diragukan lagi bahwa kandungan vitamin dan serat larut yang ada di dalam gandum memberikan manfaat yang luar biasa bagi tubuh jika Anda konsumsi secara teratur lewat pola makan sehat sehari-hari. Tapi, jika Anda sudah memiliki masalah kesehatan tertentu seperti Celiac Disease atau Irritable Bowel Syndrome, konsumsi gandum bisa jadi malah memperparah kondisi Anda. Jadi, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter Anda sebelum menambahkan gandum ke dalam menu makan jika Anda memiliki masalah kesehatan tertentu.

Share to