Ingin Tetap Makan Asin? Begini Menyiasatinya

Kamis, 7 Februari 2019 Share to
Ingin Tetap Makan Asin? Begini Menyiasatinya

Makanan dengan kandungan garam tinggi, termasuk kananan asin, merupakan pantangan bagi penderita hipertensi. Makanan ini bisa memperparah hipertensi yang Anda derita, bahkan bisa menyebabkan komplikasi seperti masalah jantung, hingga stroke.

Bagaimana jika ingin tetap konsumsi makanan asin?

Jaga tubuh tetap kenyang sepanjang hari merupakan salah satu cara efektif untuk meredam keinginan mengonsumsi makanan asin. Menurut pakar diet Anna Taylor, MS, RD, LD,  hal ini terjadi karena saat perut kenyang, maka respon yang hanya mungkin terjadi adalah haus karena laparnya sudah teratasi.

Meskipun begitu, Anna menyarankan agar waspada terhadap lapar palsu yang bisa membuat Anda tergoda untuk menyantap camilan. Biasanya, respon ini terjadi akibat Anda merasa haus, tapi otak salah mengirimkan sinyal karena kebiasaan ngemil sebelumnya.

Makanya, sebelum memutuskan untuk ngemil, sebaiknya isi perut dengan 1-2 gelar air putih. Setelah itu, tunggu selama 10-15 menit. Biasanya, jika lapar yang asli akan mengeluarkan respons perut yang sedikit perih dan rasa lapar yang kembali datang.

Hal yang sama diungkapkan pakar diet lainnya, Kate Patton, MEd, RD, CSSD, LD. Dilansir dalam shape.com, Kate menyarankan agra Anda tidak melewatkan waktu makan, terutama sarapan, agar terhindar dari keinginan ngemil. Bukan hanya makanan asin, tapi ini berlaku untuk semua jenis camilan.

Kate pun menyarankan Anda untuk mengonsumsi makanan dengan kandungan karbohidrat komplek, seperti roti gandum utuh, sereal gandum utuh, oatmeal, dan beras merah. Jangan lupa untuk konsumsi sumber protein, dan tentu saja sayuran dan bauh-buahan sebagai sumber serat dan vitaminnya.

Terlanjur Banyak Konsumsi Makanan Asin

Seperti disebutkan diatas, makanan tinggi garam atau makanan asin akan jadi masalah besar bagi penderita hipertensi jika dikonsumsi dalam jumlah berlebih. Tapi bagaimana jika sudah terlanjur banyak konsumsi makanan asin, misalnya karena makanan tersebut terlalu lezat untuk ditinggalkan.

Jangan khawatir, ada beberapa trik yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi dampak buruk dari konsumsi makanan asin berlebih, diantaranya :

  1. Pastikan Anda mengonsumsi lebih banyak air putih. Pasalnya, air akan dialirkan ke pembuluh darah sehingga dapat mencegah pengentala darah, menetralkan dan membantu pembuangan garam dari dalam tubuh.
  2. Konsumsi makanan yang dapat menurunkan kadar sodium dalam tubuh, contohnya buah pisang, sayuran hijau seperti brokoli, kedelai dan produk turunannya, serta kentang panggang atau rebus (jangan kentang goreng).
  3. Olahraga tidak hanya efektif membakar lemak, tapi juga mampu mengeluarkan kelebihan sodium dari dalam tubuh lewta keringat. Lakukan olahraga rutin selama 30 menit per hari.

Agar lebih aman, sebaiknya rutin periksakan tekanan darah Anda ke dokter, dan disiplin untuk menerapkan gaya hidup sehat. Semoga bermanfaat!

Share to