Kuning Telur Mengandung Kolesterol Tinggi, Benarkah?

Jumat, 25 Desember 2020 Share to
Kuning Telur Mengandung Kolesterol Tinggi, Benarkah?

Telur adalah salah satu sumber protein hewani yang banyak dikonsumsi. Walaupun begitu sejumlah orang yang menghindari kuning telur karena dianggap jahat dan tidak baik untuk kesehatan karena mengandung kolesterol tinggi. Benarkah anggapan ini? Berikut adalah penjelasannya.

Harus diakui, kuning telur memang tinggi lemak dan kolesterol dan karena itulah konsumsi kuning telur sebaiknya dibatasi.  Sebuah hasil riset yang menjadi pedoman diet di Amerika Serikat, konsumsi telur disarankan untuk tak lebih dari 300 miligram per hari untuk bisa mengurangi resiko terkena sakit jantung.

Dilansir dari Boldsky, telur utuh diketahui mengandung 6 gram protein, 13 vitamin dan mineral, 5 gram lemak (1,5 gram lemak jenuh), dan 70 kalori. 2 sendok makan putih telur diketahui mengandung 3 gram protein, 2 gram mineral (kalium dan natrium), dan 17 kalori.

Sedangkan kuning telur diketahui mengandung 4 gram protein, termasuk kolin, yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata dan otak, serta kolesterol. Allison Koch, seorang ahli diet dan olahraga  mengungkapkan, kebanyakan orang beranggapan kuning telur meningkatkan kadar kolesterol darah.

Karena itulah banyak orang kemudian menghindari konsumsi kuning telur. Mereka cuma mengonsumsi putihnya yang terdiri dari protein dan air. Padahal hubungan antara lemak pada makanan dan kolesterol dalam darah tidak seperti yang mereka duga.  Lemak dalam telur yang selalu dianggap buruk sejatinya bermanfaat karena bisa membantu tubuh kita menyerap vitamin D dan E. 

Jadi bisa disimpulkan, konsumsi telur tidak berbahaya sepanjang dikonsumsi dalam jumlah yang wajar. Kuning telur juga bisa membantu pembentukan otot tubuh dibandingkan putihnya. Jadi, Anda tak perlu ragu lagi untuk mengonsumsi kuning telur asalkan tidak berlebihan.

Jika Anda masih ragu, ada baiknya jika Anda berkonsultasi langsung dengan ahli medis atau ahli gizi. Semoga informasinya bermanfaat!

 

Referensi: https://health.kompas.com/read/2020/02/09/163100868/benarkah-kuning-telur-mengandung-kolesterol-tinggi-begini-faktanya?

Share to