Kurang Tidur dan Kaitannya dengan Hipertensi

Rabu, 6 Februari 2019 Share to
Kurang Tidur dan Kaitannya dengan Hipertensi

Menurut penelitian yang dilakukan Warwick Medical School di University of Warwick, Inggris, menyebut jika 150 juta orang dewasa di Asia dan Afrika menderita berbagai macam gangguan tidur, dari mulai jam tidur yang kurang karena insomnia, masalah mendengkur, dan masalah tidur lainnya.

Dalam penelitian ini, ada banyak faktor yang menyebabkan masalah insomnia ini lebih tumbuh subur di negara-negara berkembang, diantaranya sistem kerja shift yang merusak jam biologis seseorang, stres berkepanjangan, dan masalah lainnya.

Kurang Tidur Sebabkan Hipertensi

Terkait dengan penelitian di atas, dilansir dalam Mayo Clinic, masalah kurang tidur tidak bisa dibiarkan begitu saja. Menurut beberapa penelitian, orang yang tidurnya kurang dari 5 jam per malam, berisiko 20 persen lebih tinggi mengalami hipertensi ketimbang mereka yang tidur 7 jam per malam.

Menurut penelitian yang dilakukan National Sleep Foundation, dan diterbitkan dalam Sleep Health Journal, menyebut jika tidur merupakan cara terbaik untuk memberi kesempatan pada tubuh mengatur sistem saraf otonom, termasuk sistem saraf yang mengatur respon fisik terhadap stres.

Saat Anda kekurangan tidur, maka sistem saraf otonom akan terus bekerja dan berakhir pada peningkatan produksi hormon stres, seperti kortisol.

Dalam jangka panjang, hormon tersebut dapat merangsang sistem saraf simpatik, hingga menyebabkan pembuluh darah mengecil, dan tekanannya pun akan meningkat. Kondisi inilah yang membuat Anda sangat rentan mengalami hipertensi.

Kondisi ini akan semakin parah jika Anda tidak menjalankan pola hidup sehat. Misalnya, Anda merokok dan konsumsi minuman keras saat stres, atau konsumsi junk food sebagai teman begadang. Akumulasi dari masalah ini akan semakin mempercepat datangnya hipertensi.

Solusi Terbaik, Cukupi Kebutuhan Tidur!

Solusi untuk mengatasi masalah ini adalah, sebisa mungkin Anda harus mencukupi kebutuhan tidur per malam. Para pakar dari National Sleep Foundation sepakat jika orang dewasa sebaiknya tidur selama 7-8 jam per malam, tentu saja sambil memperhatikan kualitasnya juga.

Untuk Anda yang menderita insomnia, mandi air hangat dan konsumsi segela susu hangat sebelum tidur bisa lebih cepat mendatangkan kantuk. Dalam kondisi tertentu, konsumsi obat tidur terkadang sangat dibutuhkan. Tapi ingat, harus sesuai dengan resep dokter!

Share to