Makan yang Banyak saat Sahur Supaya Kuat Puasa, Mitos atau Fakta?

Sabtu, 25 April 2020 Share to
Makan yang Banyak saat Sahur Supaya Kuat Puasa, Mitos atau Fakta?

Di bulan puasa Ramadhan ini, ada anggapan agar tetap bugar dan kuat menahan lapar dan dahaga selama 12 jam lebih, kita harus makan dalam jumlah yang banyak saat sahur. Apakah anggapan ini benar? Mari simak penjelasan selengkapnya berikut ini!

Dilansir dari sebuah artikel di laman situs halodoc.com yang telah direview oleh dr. Gabriella Florencia, kebiasaan makan dengan porsi lebih banyak saat sahur dengan harapan bisa merasa kenyang seharian bukan hal tepat untuk dilakukan. Kebiasaan ini justru bisa saja memicu efek samping yang tidak diinginkan, seperti konstipasi, sakit perut, atau masalah pencernaan lainnya.

Ketika berpuasa, yang terpenting adalah memperhatikan komposisi dan nutrisi saat santap sahur dan berbuka puasa. Inilah kunci daya tahan tubuh selama berpuasa. Selain itu jangan melewatkan makan sahur, karena bisa berimbas pada nafsu makan yang menjadi lebih besar ketika berbuka puasa.

Pastikan juga Anda santap sahur dengan makan makanan yang bergizi. Pastikan makanan yang dikonsumsi mengandung nutrisi yang dibutuhkan tubuh, seperti karbohidrat, lemak, protein, vitamin, serta mineral. Dengan mengkonsumsi makanan bergizi, kita akan kuat berpuasa selama kurang lebih 12 jam.

Selain menghindari makan terlalu banyak saat santap sahur, ada satu kebiasaan makan lain yang harus dihindari selama puasa, yaitu makan terlalu cepat. Otak manusia butuh sekitar 15-20 menit sebelum menandakan bahwa perutmu sudah kenyang. Ini artinya, saat kita makan lebih cepat, maka sinyal di otak bisa terganggu dan akhirnya kita menjadi makan lebih banyak dari yang sebenarnya kita butuhkan.

Semoga informasi ini bermanfaat dan ingat untuk selalu menjaga kesehatan tubuh agar ibadah puasa yang Anda jalani lancar sampai hari kemenangan!

Share to