Mengangkat Beban Berat Bisa Menyebabkan Keguguran? Ini Faktanya

Rabu, 16 September 2020 Share to
Mengangkat Beban Berat Bisa Menyebabkan Keguguran? Ini Faktanya

Ketika menjalani kehamilan, ada beberapa kegiatan yang dipercaya sebaiknya tidak dilakukan karena bisa berdampak pada kesehatan ibu dan janin di dalam perutnya. Salah satu kegiatan tersebut adalah mengangkat beban berat. Lalu, benarkah ibu hamil tidak boleh mengangkat beban berat dan kenapa kegiatan yang satu ini dilarang?

Larangan ibu hamil mengangkat beban berat memang benar adanya dan sebaiknya ditaati oleh seluruh ibu hamil karena dilansir dari laman situs halodoc,com, seiring pertumbuhan janin, ibu akan mengalami banyak perubahan yang berpengaruh pada keseimbangan dan kondisi fisik tubuh. 

Seperti adanya peningkatan hormon progesteron. Kondisi ini akan membuat otot dan persendian pinggul menjadi kendur dan melemas. JIka ibu hamil mengangkat beban berat, kegiatan ini akan memberikan tekanan lebih besar pada punggung bawah, sehingga membuat otot dan persendian tubuh bawah rentan mengalami kram atau terkilir. 

Selain itu, ada juga perubahan pusat gravitasi tubuh pada ibu hamil. Ketika hamil, pusat gravitasi tubuh akan bergeser ke depan. Perubahan ini akan membuat ibu yang sedang menjalani masa kehamilan menjadi lebih mudah kehilangan keseimbangan, sehingga  lebih rentan mengalami cedera jika memaksakan mengangkat beban berat.

Karena itulah, ibu hamil sangat disarankan untuk tidak mengangkat beban berat. Jika memang ingin mengangkat beban berat, ada baiknya jika Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan terlebih dahulu. Ini penting dilakukan untuk meminimalisir kemungkinan cedera atau risiko lain yang berdampak pada kondisi ibu dan janin. 

 

Share to