Usia, Kolesterol dan Mitos serta Faktanya

Senin, 18 Maret 2019 Share to
Usia, Kolesterol dan Mitos serta Faktanya

Kolesterol tinggi memang jadi musibah awal yang harus dihindari. Bagaimana tidak, saat angka kolesterol tinggi, itu artinya Anda sedang berada dalam risiko tinggi terserang penyakit jantung, hipertensi, stroke dan masalah kesehatan kronis lainnya.

Agar tidak tersesat dalam memahami kolesterol, berikut merupakan mitos dan fakta seputar kolesterol yang wajib Anda ketahui.

Kolesterol Hanya Menyerang Orangtua

Kata siapa kolesterol tinggi hanya milik orangtua? Faktanya, kolesterol tinggi bisa menyerang siapa saja, dari mulai anak-anak, remaja, dewasa, hingga orangtua dan lansia.

Ada banyak faktor yang menyebabkan hal ini, terutama karena buruknya pola makan. Makanya, The National Heart, Lung, and Blood Institute (NHLBI) American Academy of Pediatrics, menyarankan agar anak-anak melakukan tes kolesterol di usia 9-11 tahun, dan melanjutkannya di usia 17-21 tahun.

Kolesterol Akibat Pola Makan Buruk

Faktanya, lonjakan kolesterol bisa terjadi karena banyak faktor, salah satunya memang karena pola makan yang buruk, seperti konsumsi junk food, gorengan, minuman bersoda dan lainnya.

Tapi itu hanya penyebab kecil saja, kolesterol tinggi justru paling banyak disebabkan karena faktor genetik. Dalam beberapa penelitian, orang dengan riwayat kolesterol tinggi, cenderung akan memiliki kadar kolesterol yang tinggi, dan lebih sensitif dengan makanan tinggi kolesterol.

Laki-laki Lebih Berisiko Terkena Kolesterol

Anggapan ini umumnya disebabkan karena kolesterol menyebabkan tekanan darah tinggi, dan faktanya darah tinggi selalu dikait-kaitkan dengan gampang marah.

Faktanya, laki-laki memang lebih berisiko terserang kolesterol tinggi ketimbang wanita. Hal ini disebabkan karena faktor hormon estrogen pada wanita dapat membantu tubuh membilas kolesterol jahat (LDL), dan membantu peningkatan kadar kolesterol baik (HDL).

Makanan Tinggi Lemak Harus Dijauhi

Faktanya, tidak semua makanan tinggi lemak harus dijauhi. Misalnya susu, ikan salmon, ikan tuna, kacang-kacangan, alpukat, dan makanan lainnya, dikenal mengandung lemak tinggi. Tapi jangan khawatir, makanan-makanna tersebut mengandung lemak sehat, dan justru baik untuk kesehatan.

Untuk mencegah kolesterol meningkat, Anda hanya perlu membatasi makanan yang diolah dengan cara digoreng, menjauhi junk food dan jeroan, yang memang berisiko meningkatkan kolesterol jahat.

Share to