Alergi Lateks: Gejala & Penyebabnya

Senin, 7 Desember 2020 Share to
Alergi Lateks: Gejala & Penyebabnya

Lateks biasanya digunakan sebagai bahan alat kontrasepsi, sarung tangan, alat kesehatan, dan pembalut luka sintetis, termasuk juga karet gelang. Walaupun tergolong aman untuk digunakan, ada beberapa orang yang alergi terhadap bahan yang satu ini.

Alergi lateks merupakan respons sistem imun terhadap protein tertentu dalam karet lateks. Mereka yang alergi terhadap lateks akan mengalami gejala setelah menyentuh produk-produk berbahan lateks.  Gejala alergi lateks juga bisa muncul bila saat mereka yang alergi menghirup butiran lateks.

Pada mereka yang sensitif, gejala alergi umumnya gejala akan  muncul hanya dalam hitungan menit. Tapi, ada pula yang baru merasakan gejalanya setelah beberapa jam. Reaksi yang muncul mungkin tidak sama, tergantung seberapa sensitif sistem imun mereka.

Gejala alergi lateks ringan adalah rasa gatal, kulit kemerahan, serta munculnya ruam pada kulit. Sementara pada alergi yang lebih berat, gejalanya adalah:

  • Hidung meler
  • Bersin-bersin
  • Tenggorokan gatal
  • Mata gatal dan berair
  • Gejala asma seperti sesak napas, batuk, dan mengi.

Gejala alergi lateks biasanya akan berangsur membaik setelah menghindari pemicunya atau mengonsumsi obat alergi. Namun, ada pula bentuk reaksi alergi yang paling berbahaya yang harus segera ditangani secara medis.

Semoga informasi ini bermanfaat!

 

Referensi: https://hellosehat.com/alergi/alergi-lainnya/alergi-lateks/#gref

Share to