Gejala Tubuh yang Terinfeksi Bakteri Listeria Jamur Enoki

Sabtu, 18 Juli 2020 Share to
Gejala Tubuh yang Terinfeksi Bakteri Listeria Jamur Enoki

Walau Kementerian Pertanian RI (Kementan) pastikan belum ada kasus wabah listeria di Indonesia, penjualan jamur enoki di Indonesia sampai saat ini masih dihentikan. Hal ini karena dilansir dari CNN, di Amerika Serikat (AS) ada 4 orang yang meninggal dan 31 dirawat karena jamur enoki yang diimpor dari salah satu perusahaan Korea Selatan. 

Sebagai informasi, infeksi listeria merupakan penyakit bakteri bawaan dari makanan beresiko bagi wanita hamil, lansia (berusia lebih dari 65 tahun) dan mereka dengan daya tahan tubuh yang lemah. Bakteri listeria mampu bertahan hidup dalam pendinginan dan bahkan di ruangan beku (freezer) sekalipun. Sehingga mereka yang berisiko tinggi mengalami infeksi wajib menghindari makanan yang berisiko mengandung bakteri listeria yang salah satunya adalah jamur enoki.

Dilansir dari laman situs webmd, umumnya kasus infeksi bakteri listeria terjadi karena sering mengonsumsi makanan yang tidak diproses dengan baik, seperti produk susu yang belum melalui proses pasteurisasi atau UHT dan mengonsumsi jamur enoki yang tidak dimasak sampai matang.

Gejala Terinfeksi Bakteri Listeria

Ada beberapa gejala yang dialami akibat terinfeksi bakteri listeria dan berikut adalah beberapa di antaranya.

  • Demam
  • Panas dingin
  • Nyeri otot
  • Mual
  • Diare

Gejala-gejala ini kemungkinan akan terjadi beberapa hari setelah mengonsumsi makanan yang sudah terkontaminasi bakteri listeria. Bahkan bisa memakan waktu 30 hari atau lebih sebelum gejala infeksi pertama dimulai.

Kalau infeksi listeria menyebar sampai ke sistem saraf,  gejalanya adalah:

  • Sakit kepala
  • Leher kaku
  • Kebingungan atau perubahan kewaspadaan
  • Kehilangan keseimbangan
  • Kejang

Tips Mencegah Infeksi Listeria

Untuk mencegah infeksi listeria sebaiknya menghindari dahulu bahan makanan yang beresiko yang salah satunya adalah jamur enoki. Selain itu jaga selalu kebersihan, cuci tangan dengan sabun sebelum atau sesudah menyiapkan makanan. Terakhir, pastikan pengolahan makanan dilakukan dengan cara yang tepat dan matang dengan sempurna.

Share to