Ini Gejala dan Penyebab Spasmofilia

Rabu, 2 Desember 2020 Share to
Ini Gejala dan Penyebab Spasmofilia

Anda sering mengalami kram otot? Sebaiknya lebih waspada karena mungkin saja Anda sudah terkena spasmofilia karena sering mengalami kram otot merupakan sinyal atau gejala tubuh sudah terkena penyakit spasmofilia.

Spasmofilia merupakan sebuah gangguan yang umumnya ditandai dengan kedutan otot, kram dan kejang carpopedal. Dalam kondisi parah, spasmofilia bisa menyebabkan kejang-kejang. Lalu apa penyebab dari spasmofilia?

Spasmofilia terjadi karena adanya ketidakseimbangan elektrolit di dalam darah yang bisa karena kekurangan kalsium (hypocalcemia) atau kekurangan serum magnesium yang mungkin berhubungan dengan hiperventilasi, hipoparatiroidism, rakhitis, uremia atau kondisi lainnya.

Dilansir dari laman situs detikhealth, menurut dr Hardhi Pranata, SpS, pada kasus spasmofilia, kram otot terjadi karena kurangnya elektrolit kalsium di dalam otot. Kondisi ini bisa terjadi pada daerah-daerah tertentu, seperti di tangan atau perut saja, tapi bisa juga di beberapa tempat.

dr Hardhi menjelaskan, spasmofilia bisa juga seperti sakit maag namun bukan karena ada masalah pada lambung, tapi karena terjadi kram pada otot perut. Jadi kalau seseorang terus menerus merasa sakit maag dan tidak sembuh walau sudah minum obat, mungkin saja itu karena kram pada otot perutnya.

Gejala lain yang mungkin muncul pada seseorang yang memiliki spasmofilia adalah ia mengalami kejang-kejang, namun bukan karena epilepsi. Tidak hanya kram otot yang menjadi gejala utamanya, gejala lainnya seperti lesu, lemah dan mudah kesemutan, juga mungkin muncul.

dr Hardhi menambahkan, spasmofilia juga mungkin berhubungan dengan orang yang sering cemas atau mengalami kecemasan berlebihan. Terkadang orang-orang ini menunjukkan hasil yang positif terhadap tes spasmofilia.

Semoga informasi tentang spasmofilia ini bermanfaat dan jika Anda ingin tahu lebih lanjut tentang hal ini bisa berkonsultasi langsung dengan ahli medis.

 

Referensi: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-1429261/kram-otot-sinyal-dari-spasmofilia

 

Share to