Kolesterol Tinggi Picu Berbagai Penyakit, Waspada!

Selasa, 3 Desember 2019 Share to
Kolesterol Tinggi Picu Berbagai Penyakit, Waspada!

Kolesterol tinggi dapat terpicu oleh berbagai kebiasaan tidak sehat, seperti konsumsi makanan berlemak terus-menerus dan jarang berolahraga. Apabila kondisi ini tidak segera ditangani, risiko berbagai masalah kesehatan yang lebih serius jadi makin tinggi, termasuk stroke dan serangan jantung.

Sementara itu, apa sih yang dimaksud dengan kolesterol? Kolesterol sendiri sebenarnya merupakan salah satu jenis lemak yang ada di dalam aliran darah dan dibutuhkan oleh tubuh untuk mengatur kinerja organ-organ penting tubuh. Hanya saja, kadar kolesterol di dalam darah harus selalu dijaga di dalam batas normal agar tidak justru mengganggu kesehatan.

Jenis-Jenis Kolesterol

Di dalam darah, terdapat beberapa jenis kolesterol dengan fungsi yang berbeda-beda. Karena itu, kadar normal masing-masing jenis kolesterol juga bervariasi. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa simak ulasan berikut ini.

  1. High-density lipoprotein (HDL).

HDL sering dikenal sebagai kolesterol baik karena punya peran untuk membawa kelebihan kolesterol keluar dari dalam tubuh melalui tinja, urin, maupun keringat. Normalnya, kadar HDL adlaah 60 mg/dL. Malah, jika kadar HDL tubuh makin tinggi, justru artinya makin baik untuk kesehatan.

  1. Low-density lipoprotein (LDL).

Sementara itu, kadar LDL perlu dijaga agar selalu di bawah batas normal, atau di bawah 100 mg/dL. Pasalnya, kadar LDL yang melebihi batas normal bisa berakibat pada risiko penyumbatan pembuluh darah yang makin besar. Karena itulah LDL sering juga disebut sebagai kolesterol jahat.

  1. Trigliserida.

Trigliserida di dalam tubuh dibawa oleh very low-density lipoprotein atau VLDL, dan merupakan jenis kolesterol dengan komposisi terbanyak dalam tubuh manusia. Idealnya, kadar trigliserida perlu dijaga agar selalu di bawah 150 mg/dL. Sebab, penumpukan atau meningkatnya kadar trigliserida akan mengakibatnya hambatan aliran darah yang juga bisa memicu tekanan darah tinggi.

Bahaya dan Komplikasi Kolesterol Tinggi

Peningkatan kadar kolesterol di dalam darah bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor. Misalnya tubuh yang malas berolahraga, konsumsi makanan dengan kandungan lemak jenuh tinggi yang rutin, merokok, obesitas, dan diabetes. Jika tidak tertangani dengan tepat, kolesterol tinggi bisa mengakibatkan masalah kesehatan serius dan komplikasi lainnya, seperti:

  1. Serangan jantung.

Tingginya kadar kolesterol di dalam darah bisa mengakibatkan pengerasan maupun penyempitan pembuluh darah (aterosklerosis). Apabila aliran darah yang menuju ke jantung terganggu, risiko penyakit jantung pun meningkat, yang bisa berujung pada serangan jantung.

  1. Stroke.

Penyempitan pembuluh darah, terutama untuk aliran yang menuju ke otak, dapat mengakibatkan timbulnya gangguan fungsi otak. Hal ini bisa memengaruhi daya ingat, kemampuan berpikir, kondisi mental, hingga memicu stroke.

  1. Penyakit arteri perifer.

Penyakit arteri perifer atau peripheral arterial disease terjadi saat arteri pada bagian lengan atau tungkai mengalami penyumbatan, sehingga timbul masalah seperti kram, nyeri, hingga mati rasa saat sedang melakukan aktivitas fisik. Kondisi ini juga bisa mengakibatkan warna tungkai dan lengan yang memucat, dingin saat diraba, sering kesemutan, hingga luka yang susah sembuh

  1. Batu empedu.

Secara alami, kolesterol dibutuhkan tubuh dalam proses produksi cairan empedu untuk mencerna lemak dan menyerap nutrisi yang berasal dari makanan yang dikonsumsi. Hanya saja, jika kadar kolesterol buruk dalam darah terlalu tinggi, hal tersebut bisa memicu terbentuknya batu empedu karena produksi cairan empedu yang terlalu besar. Hal ini dapat berujung pada gangguan fungsi empedu, yang pasti memengaruhi kondisi tubuh secara keseluruhan.

Share to