Mengenal Ciri-Ciri dan Gejala Virus Flu Babi G4

Jumat, 3 Juli 2020 Share to
Mengenal Ciri-Ciri dan Gejala Virus Flu Babi G4

WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) sudah memperingatkan dunia bahwa virus flu babi G4 harus diwaspadai penyebarannya. Menurut WHO, kalau tak diawasi dengan ketat virus ini berpotensi bisa menjadi pandemi selanjutnya setelah COVID-19. Dilansir dari laman situs detikHealth, seorang pakar dari WHO menjelaskan bahwa flu babi hasil strain H1N1 yang belum lama ini diumumkan bukan termasuk dalam virus baru. Bahkan, virus ini sudah dalam pengawasan ketat bertahun-tahun di Cina.

 

Berdasarkan informasi dari laman Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China, flu babi merupakan penyakit pernapasan pada babi yang penyebabnya adalah virus influenza tipe A. Virus ini diketahui punya genetik yang hampir sama dengan virus flu babi H1N1 dan karena itulah diberi kode G4 EA H1N1 atau G4. Dari tahun 1930, virus flu babi H1N1, ini sudah menyebar di populasi binatang babi. 

 

Gejala Flu Babi G4

Para ahli mengungkapkan bahwa mereka yang terinfeksi virus flu babi G umumnya menunjukkan tanda seperti bersin, mengi, batuk, dan mengalami penurunan berat badan antara 7,3-9,8 persen dari massa tubuh.

Tidak hanya itu, Mayo Clinic juga mengungkapkan bahwa ciri-ciri flu babi lainnya adalah demam (terkadang tidak), panas dingin, sakit tenggorokan, hidung meler, mata berair atau merah, sakit kepala, pegal-pegal, kelelahan, diare, sampai mual dan muntah.

Pengobatan Flu Babi G4

Dilansir dari laman situs alodokter.com, pengobatan flu babi akan disesuaikan dengan gejala dan kondisi yang dialami pasien. Riwayat penyakit dan ada tidaknya kondisi khusus, seperti kehamilan juga menjadi penentu apa jenis pengobatan yang akan diberikan.

Pada mereka yang gejalanya masih ringan bisa melakukan beberapa langkah berikut untuk meredakan keluhan:

 

  • Beristirahat dengan cukup
  • Minum banyak air putih untuk menghindari dehidrasi
  • Mengonsumsi yang bisa meredakan demam atau rasa nyeri, (ibuprofen atau paracetamol)

 

Walau demikian, ada beberapa kasus flu babi yang membutuhkan penanganan di rumah sakit. Jadi ada baiknya jika muncul-muncul gejala-gejala yang disebutkan, segera memeriksakan diri ke dokter terlebih dahulu. Biarkan ahlinya yang memutuskan, apakah perawatan bisa dilakukan di rumah saja atau harus dilakukan di rumah sakit.



Share to